Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Sales Diancam Dibunuh Bosnya Pakai Samurai, Rico Pujianto Disekap dan Dianiaya Selama 3 Hari

Rico Pujianto (34) seorang sales pabrik jadi korban pemukulan, penganiayaan dan penyekapan lantaran dituduh melakukan penggelapan.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi Pedang Samurai. 

Lantaran dibebankan tugas untuk menjual seluruh barang, akhirnya sedikit demi sedikit barang tersebut dijualnya sendiri ke toko-toko

Pemasukan yang dilaporkannya pun juga menyicil lantaran butuh waktu lama untuk bisa menjual seluruh barang yang ditolak.

"Saya jual kembali, sedikit demi sedikit, uangnya saya setor ke kantor. Nah itu yang dituduhkan ke saya,

dilakukan penggelepan, padahal barangnya masih ada dan kemarin pas saya laporan bos saya marah karena

masih ada barang yang belum terjual dan belum ada tagihan yang distor ke kantor," katanya.

Ilustrasi penggelapan uang.

(Foto: Ilustrasi penggelapan uang./Istmewa)

Rico telah mencoba untuk menjelaskan akar permasalahannya, namun sebelum

ia bisa membuktikan bahwa barang-barang tersebut masih disimpannya, Rico malah jadi bulan-bulanan DS.

Ia mengaku dipukul sebanyak 10 kali di bagian wajah. Selain disekap selama tiga hari,

Rico juga diancam dibunuh menggunakan samurai oleh bosnya.

"Terbukti saya gak lakukan penggelapan, tapi dia sudah telanjur mukulin.

Bos saya engak menyangka, dikira barang-barang itu saya gelapkan, ternyata barang ada. Makanya saya lapor polisi," katanya. (abs)

Tautan:

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kisah Seram Seorang Sales, Kejar Target Hingga Dianiaya, Disekap dan Diancam Dibunuh Bosnya,

https://wartakota.tribunnews.com/2020/11/15/kisah-seram-seorang-sales-kejar-target-hingga-dianiaya-disekap-dan-diancam-dibunuh-bosnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved