Breaking News:

News

Penjelasan Pertamina Terkait Kabar Premium Akan Dihapus Tahun Depan

Pjs VP Corporate Communication Pertamina, Heppy Wulansari menjelaskan, kebijakan penyaluran Premium merupakan kewenangan Pemerintah.

Editor: Handhika Dawangi
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
ILUSTRASI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertamina memberikan penjelasan terkait akan dihapusnya bahan bakar minyak (BBM) premium pada tahun depan. 

Sebelumnya informasi akan dihapusnya BBM premium disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK MR Karliansyah.

Dia memberi bocoran bahwa BBM jenis premium akan mulai hilang tahun depan atau tepatnya 1 Januari 2021.

Baca juga: Penjualan BBM Jenis Premium Dihentikan Mulai 1 Januari 2021, Akan Berlaku di Jawa, Madura & Bali

ILUSTRASI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Jawa, Madura dan Bali (Jamali) akan dihentikan mulai 1 Januari 2021.
ILUSTRASI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Jawa, Madura dan Bali (Jamali) akan dihentikan mulai 1 Januari 2021. (teknik-otomotif.com)

Premium merupakan BBM bersubsidi produksi Pertamina dengan nilai oktan 88.

Pjs VP Corporate Communication Pertamina, Heppy Wulansari menjelaskan, kebijakan penyaluran Premium merupakan kewenangan Pemerintah.

Menurutnya Pertamina berkomitmen terus mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan dan yang lebih berkualitas dalam meningkatkan performa kendaraan.

Baca juga: Gempa Bumi Tadi Malam Pukul 22.32 WIB, Terjadi di Dekat Sumur Terasa di 12 Daerah

Sebuah tanda terkait BBM habis dipampang di sebuah SPBU Jalan Thamrin Pekanbaru, Jumat (26/10/2018). Beberapa hari terakhir, bahan bakar jenis Premium maupun Pertalite mulai langka di Kota Pekanbaru sehingga pengendara terpaksa menggunakan bahan bakar lain, yaitu Pertamax dan Pertamax Turbo. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY)
Sebuah tanda terkait BBM habis dipampang di sebuah SPBU Jalan Thamrin Pekanbaru, Jumat (26/10/2018). Beberapa hari terakhir, bahan bakar jenis Premium maupun Pertalite mulai langka di Kota Pekanbaru sehingga pengendara terpaksa menggunakan bahan bakar lain, yaitu Pertamax dan Pertamax Turbo. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

"Pertamina berkomitmen mendorong penggunaan BBM dengan RON lebih tinggi, karena selain baik bagi lingkungan juga akan berdampak positif untuk mesin kendaraan dan udara yang lebih bersih,” ujar Heppy kepada Tribunnews, Sabtu (14/11/2020).

Selain edukasi, lanjut Heppy, Pertamina juga memberikan stimulus berupa promo-promo BBM kepada konsumen,

agar tergerak untuk mencoba BBM dengan kualitas lebih baik dan merasakan dampaknya ke mesin kendaraan melalui Program Langit Biru.

Baca juga: Anggota TNI Jadi Korban Begal, Sempat Pingsan di Lokasi Kejadian, Dompet & Hanphone Dibawa Pelaku

Program Langit Biru dilakukan Pertamina atas dukungan pemerintah daerah dan kementerian KLHK untuk menjawab tuntutan dan agenda global dalam rangka mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan bermotor.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved