Breaking News:

News

Dua Kurir Sabu Atah Dan Eka Tewas Ditembak Mati Polisi, Ini Kronologinya

Dua kurir sabu ditembak mati polisi di Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews
Ilustrasi Penembakan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua kurir sabu membawa seberat 15 kilogram ditembak mati polisi di Jalam Lintas Sumatera KM 330/331 Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

Kedua tersangka yang tewas tertembak tersebut yakni Eka Satria (27) warga Marelan Pasar II Barat Kelurahan Terjun Medan (Pelaku Utama) dan Abdul Fatah Alias Atah (20) warga Jalan Marelan V Pasar II Barat Kelurahan Terjun, Medan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin menyebutkan kedua pelaku tertembak di lapangan karena membahayakan jiwa petugas Satres Narkoba Polres Labuhan Batu.

Ia menyebutkan kronologi kejadian bermula pada Kamis 12 November 2020 Sekitar pukul 13.00 Wib di Jalan Lintas Sumatera KM 330/331 Desa Sisumut Kota Pinang memberhentikan laju mobil avanza silver BM 1843 DM.

"Kita dapat informasi dari masyarakat dan mobil ini telah diikuti dari proses penyelidikan yang dikemudikan tersangka Eka Satria dan Abdul Fatah," tuturnya saat konfrensi pers di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (14/11/2020).

Irjen Martuani menyebutkan dari hasil penggeledahan dalam mobil ditemukan 15 bungkus plastik Qing Shan di dalam tas Hitam.

"Dari hasil keterangan tersangka tersangka utama Eka Satria mengakui barang tersebut akan diantarkan 2 Kg ke Daerah Labusel dan 13 Kg ke Dumai," ungkapnya.

Martuani menyebutkan bahwa tersangka Eka sebelumnya sudah satu kali berhasil sabu sebanyak 2 Kg ke Daerah Labusel.

Dimana tersangka mengakui bahwa dirinya diperintahkan oleh seorang laki laki bernama Mahar warga Jalan Binjai KM.13,5.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved