Breaking News:

Partai Golkar

Golkar Mulai Atur Strategi Hadapi Pemilu 2024, Bidik Pemilih Pemula

Pada Pemilu 2024 nanti semua partai politik akan bertarung dengan jagoan barunya masing-masing. Partai Golkar kemungkinan

Editor: Aswin_Lumintang
HERUDIN
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meluncurkan application programming interface (API) jelang Pemilu 2014 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta Pusat, Senin (17/3/2014). Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk memberikan informasi seputar pemilu dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemilu, khususnya pemilih pemula. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pada Pemilu 2024 nanti semua partai politik akan bertarung dengan jagoan barunya masing-masing. Partai Golkar kemungkinan mengusung Airlangga Hartarto selaku Calon Presiden 2024, dengan tujuan menjadi partai penguasa lagi.

Lambang Partai Golkar
Lambang Partai Golkar (Istimewa)

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta memastikan suara pemilih pemula dalam gelaran Pilkada hingga Pemilu 2024 serentak jadi hal penting bagi  Partai Golkar.

Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Firlie Ganinduto mengungkapkan banyak cara yang dilakukan Golkar untuk bisa mengambil hati generasi muda.

Firlie menilai kader muda Golkar yakni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) jadi prioritas utama sebagai motor terdepan yang menjadi penyambung lidah partai di akar rumput.

"Mereka dibekali beberapa materi penting dalam meningkatkan branding dan awareness partai dengan meningkatkan aktivitas berbasis digital, termasuk melalui media sosial guna menggaet pemilih pemula," kata Firlie dalam keterangan, Kamis (12/11/2020).

Maklum, kata Firlie, kelompok usia generasi milenial masuk dalam pengguna berat media sosial dalam setiap aktivitasnya, dan lebih memilih ponsel ketimbang televisi.

Baca juga: Pembalasan Cewek Cantik Diremehkan Pelayan Restoran Karena Pesan Menu Promo, Dikira Tak Mampu Bayar

Baca juga: Adhietya Mukti Siap Lapor Polisi yang Menuduhnya Sebagai Pria di Video Panas Mirip Gisel

Baca juga: Penyelenggaraan Pilkada Semakin Dekat, Bupati ROR Ingatkan Warganya untuk Jaga Ketertiban

“Mereka lebih tertarik melihat gambar ataupun video dan kurang suka membaca secara konvensional. Hal tersebut membuat Golkar berusaha diterima melalui media sosial,” kata Ketua Penyelenggara Pendidikan Politik Partai Golkar tersebut.

Karakter-karakter ini, menurut Firlie, mendorong Golkar serius menggarap media sosial, karena dianggap lebih efektif digunakan untuk menggaet pemilih muda dibanding jenis media yang lain.

"Terlebih, Indonesia saat ini tengah mengalami era bonus demografi, di mana hal itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Golkar," sambung Firlie.

"Pendidikan politik dengan materi digital awareness ini memang sengaja diberikan untuk kader muda. Mereka bakal jadi tonggak untuk menggaet pemilih pemula dan itu jadi modal awal agar Golkar diminati generasi muda. Apalagi kita ingin memenangkan Pemilu dan Bang Zaki (Ahmed Zaki Iskandar) di Pilgub DKI mendatang. Ini masih awal dan akan terus berlangsung” pungkasnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved