Breaking News:

Pelecehan Wanita

Pengakuan Terbaru Mantan Wakapolres Takalar yang Terlibat Kasus Pelecehan Wanita Saat Urus SIM

Perwira polisi ini menyebut bahwa sebenarnya dia dijebak karena dia yang didatangi dan dipancing.

Editor: Jumadi Mappanganro
Tribunnews.com
Ilustrasi pelecehan wanita. Pengakuan terbaru mantan Wakapolres Takalar yang dituduh melecehkan wanita. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengakuan terbaru mantan Wakapolres Takalar yang Terlibat Kasus Pelecehan Wanita Saat Urus SIM.

Penyidikan kasus dugaan pelecehan wanita yang dituduhkan ke Wakapolres Takalar Kompol N masih berlanjut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan penyidik telah memeriksa Kompol N terkait kasus dugaan pelecehan terhadap wanita berinisial PA di Takalar, Sulawesi Selatan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, penyidik menemukan ketidaksesuaian antara isi laporan korban dengan pernyataan Kompol N.

"Sudah diperiksa namun hasilnya beberapa meragukan karena tidak sinkron dengan faktanya," kata Ibrahim kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Senin (9/11/2020).

Kompol N menyangkal bahwa dirinya melakukan pencabulan terhadap seorang wanita saat berada di ruangannya saat masih menjabat sebagai Wakapolres di Takalar.

Kepada penyidik, Kompol N mengungkapkan dirinya dijebak oleh korban yang saat itu mendatanginya.

"Wakapolres tersebut menyampaikan bahwa sebenarnya dia dijebak karena dia yang didatangi dan dipancing," imbuh Ibrahim.

Sebelumnya diberitakan, Wakapolres Takalar Kompol N dimutasi ke Polda Sulsel seusai dilaporkan PA atas kasus dugaan pencabulan.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram yang ditandatangani Karo SDM Polda Sulsel dengan Nomor STR: 740/X/KEP 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan lingkungan Polda Sulsel.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved