Pesantren Daarul Quran
25 Ribu Masjid di AS Tunggu Santri Bolmong, Ustaz Mansur Beber Cara Gampang Belajar di Luar Negeri
Ustaz kondang KH Yusuf Mansur menyebut 25 ribu Mesjid di Amerika Serikat (AS). menanti Muadzin
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ustaz kondang KH Yusuf Mansur menyebut 25 ribu Mesjid di Amerika Serikat (AS) menanti Muadzin.
Menurutnya, hal itu merupakan kesempatan anak anak Indonesia kuliah di Universitas di AS.
"Masuk dulu ke Amerika sebagai Muadzin. Jika kelakuan kita baik dan punya keahlian
pula hingga disayang komunitas di sana maka mereka akan menguruskan visa belajar
dan lainnya. Karena mereka tak mau Muadzin mereka pulang. Sederhana kan," katanya dalam peletakkan batu pertama pembangunan Pesantren Tahfizh Daarul Quran Ayyastiyah Bolmong Raya di Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan, Senin (9/11/2020) pagi.
Ia mengungkap, jalur itu adalah yang tergampang untuk menimba ilmu di luar negeri. Pihak masjid di sana tidak akan bertanya tentang ijazah.
"Mereka hanya tanya bisa adzan atau tidak," kata dia.
Baca juga: Tonaas Soetiadji Yudho Ratulangi: Temuan Boseke Menyingkap Pendatang Awal di Nusantara
Baca juga: Kenaikan Harga Produk Turunan Kelapa Dorong Kinerja Ekspor Sulut
Baca juga: Ayah Gempi Pasang Badan Bela Gisella Anastasia, Gading Marten: Salahin Gue Aja
Mansur menuturkan, putrinya sekolah di luar negeri dengan jalur itu.
Dari New York ke Washington, kini ia kuliah di Buckingham. "Semuanya karena Quran," kata dia.
Dalam hal jalur ini, ujar dia, peluang Indonesia sangat besar.
Sebab negara - negara Arab kebanyakan tidak memilih profesi Muadzin karena dianggap remeh.
Mansur mengatakan, visi dan misi pesantrennya adalah menghubungkan anak-anak Indonesia
dengan dunia lewat Quran.
Baca juga: Mama Muda 17 Tahun Mangsa Remaja Bernama Reval, Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan 42 Tusukan Sajam
"Terhubung dengan Quran berarti terhubung dengan Allah. Kalau sudah terhubung dengan Allah pasti terhubung kemana mana," kata dia.
Ia berharap pesantren yang dibangun di Bolaang Mongondow Raya juga akan menciptakan santri
santri yang dapat menimba ilmu di perguruan tinggi dunia dan kembali membangun daerahnya.
"Kami terhubung dengan seluruh pesantren yang ada di BMR," katanya.
Sebut dia, pesantren tersebut nantinya akan menyaring 100 anak untuk menjadi santri pertama.
Selain itu, para santri akan dikader hingga mendapat beasiswa ke jenjang berikutnya.
Baca juga: Remaja Tewas Tersambar Petir, Sahabatnya yang Melihat Kejadian Itu Menangis dan Peluk Erat Korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ustaz-kondang-kh-yusuf-mansur-memuji-kerukunan-di-kabupaten-bolaang-mongondow-bolmong.jpg)