Bansos Tunai

Cara Cek Penerima BST Rp 200.000 yang Dicairkan Pemerintah Tahun Depan

Besaran bansos tunai atau BST yang disalurkan sebesar Rp 200.000 dan diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

Istimewa
Ilustrasi BLT untuk Karyawan Swata 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Sosial ( Kemensos) menyalurkan bantuan sosial tunai ( BST) yang mulai disalurkan pada awal November hingga Desember 2020.

Besaran bansos tunai atau BST yang disalurkan sebesar Rp 200.000 dan diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

Pencairan bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Ilustrasi rupiah, BLT UMKM

Bansos Tunai ini diberikan kepada 9 juta keluarga yang bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Hal ini karena, Pemerintah menilai dampak pandemi Covid-19 belum sepenuhnya mereda pada tahun 2021.

Melalui Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah masih akan melanjutkan penyaluran bansos khusus berupa Bansos Tunai ( BST) untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan, Kemensos akan melanjutkan program BST bagi masyarakat terdampak pandemi pada tahun 2021.

“BST akan dilanjutkan selama enam bulan yakni dalam periode Januari-Juni 2021. Sasaran program akan meliputi 34 provinsi atau seluruh provinsi di Indonesia, jadi termasuk DKI Jakarta,” kata Ari dalam keterangan resminya seperti dikutip pada Minggu (8/11/2020).

BST tahun 2021 akan menjangkau 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan indeks Rp 200.000/KPM/bulan.

Untuk mendukung program tersebut, Kemensos mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 triliun.

Baca juga: Tak Hanya Wortel, 4 Makanan ini Juga Efektif Bantu Jaga Kesehatan Mata, Coba dan Rasakan Sendiri!

Ari mengakui, program bansos pada tahun 2021 tidak akan semasif tahun ini.

Pemerintah akan lebih fokus pada program-program pemulihan perekonomian dan vaksinasi Covid-19 secara bertahap dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Rencananya bansos tahun depan tidak semasif tahun ini. Karena fokus daripada pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo adalah pemulihan kegiatan ekonomi dan bagaimana kita mengadakan vaksin,” kata Ari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved