Penanganan Covid
Prof Wiku Sebut Belajar dari Eropa yang Alami Covid-19 Gelombang Kedua, Disiplin Protokol Jadi Kunci
Beberapa negara di Eropa terpaksa harus kembali melakukan lockdown akibat adanya Covid-19 gelombang kedua.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Beberapa negara di Eropa terpaksa harus kembali melakukan lockdown.
Pasalnya, terjadi kenaikan pada jumlah kasus positif virus corona/Covid-19.
Sedang terjadi Covid-19 gelombang kedua di negara-negara itu.
BERITA PILIHAN EDITOR :
Baca juga: Ribuan Belalang Serbu Ladang Siap Panen di Etiopia, Warga Dibayangi Kelaparan Berbulan-bulan
Baca juga: Intip Penampilan Selvi Ananda Menantu Jokowi saat Pakai Kaus Oblong & Tas Mewah Harga Ratusan Juta
Baca juga: Suami Sah Lumpuh, Istri Dipergoki Anaknya Berhubungan dengan Duda, Kaget Teriak Minta Tolong
TONTON JUGA :
Sementara, Indonesia terus mengalami penurunan dan terlihat lebih baik dibandingkan rata-rata dunia.
Capaian baik ini harus dipertahankan dan ditingkatkan.
"Kita harus menghindari ini dengan disiplin protokol kesehatan.
Kita harus menjaga dan screening mobilitas masyarakat keluar masuk Indonesia, untuk menghindari
kunjungan yang masuk dari Eropa atau beberapa negara lainnya yang mengalami musim
dingin," ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberikan
keterangan pers, Kamis (05/11/2020) melalui kanal YouTube BNPB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pakar-prediksipuncak-pandemi-corona-awal-mei-hingga-juni-2020-positif-bisa-capai-106-ribu.jpg)