Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kesehatan

Penyebab Alergi Dingin dan Cara Menghindarinya

Alergi sembuh sendiri, namun mengatasi alergi dingin tetap perlu diperhatikan agar kondisi kesehatan tak terganggu.

Editor: Rizali Posumah
Via Kompas
Ilustrasi kedinginan, menggigil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Alergi bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya suhu dingin.

Kesadaran memiliki alergi dingin ketika mengalami perubahan kondisi kulit saat suhu berubah.

Alergi seperti ini sebenarnya bisa sembuh sendiri, namun mengatasi alergi dingin tetap perlu diperhatikan agar kondisi kesehatan tak terganggu.

Ciri-Ciri Alergi Dingin

Alergi dingin ditandai dengan beberapa hal. Mengutip dari Healthline (healthline.com), kulit menjadi gatal-gatal, berwarna merah, dan meninggalkan bekas, muncul sensasi terbakar di kulit, demam, sakit kepala, kecemasan, dan lain sebagainya.

Tak berhenti sampai di situ, ada ciri-ciri alergi dingin lain yang memerlukan penanganan medis secara langsung.

Beberapa gejala yang dimaksud adalah sistem pernapasan bermasalah, tekanan darah menurun, lidah dan tenggorokan bengkak, atau pingsan.

Setiap orang mengalami gejala alergi dingin yang berbeda-beda. Ada yang reaksi alerginya muncul setelah dua hingga lima menit terpapar suhu dingin.

Ada pula reaksi yang muncul setelah beberapa jam. Hilangnya reaksi alergi tiap orang pun berbeda-beda.

Penyebab Alergi Dingin

Ada banyak faktor penyebab alergi dingin. Biasanya, reaksi alergi muncul saat Anda berada di suhu kurang dari 4 derajat celcius. Maka dari itu, penting untuk menghindari lingkungan dengan suhu rendah.

Misalnya, berjalan-jalan di luar rumah saat cuaca dingin, berenang atau mandi dengan air dingin, masuk ke ruangan ber-AC, dan lain sebagainya.

Lingkungan tersebut akan menstimulus produksi histamin dalam tubuh sehingga reaksi alergi pun muncul.

Healthline mengatakan, ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko seseorang mengalami alergi dingin.

Mulai dari kondisi autoimun tubuh, infeksi virus, cacar air, virus hepatitis, dan kondisi darah.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved