Breaking News:

Indonesia Alami Resesi

Kabar Buruk, Ekonomi Indonesia Resmi Alami Resesi, Kuartal III Minus 3,49 Persen

Ekonomi Indonesia saat ini resmi alami resesi. Terkait hal tersebut diketahui pada kuartal III 2020 Indonesia minus 3,49 persen.

Editor: Glendi Manengal
tangkapan layar di kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ekonomi Indonesia saat ini resmi alami resesi.

Terkait hal tersebut diketahui pada kuartal III 2020 Indonesia minus 3,49 persen.

Hal tersebut menjadikan kabar buruk untuk ekonomi Indonesia.

Baca juga: Wanita Cantik Ini Disebut Mirip Nagita Slavina, Intip Momen saat Bertemu dengan Kembaran Raffi Ahmad

Baca juga: Cetak Sejarah, Meghan Markle Anggota Kerajaan Inggris Pertama yang Berikan Suara di Pilpres AS

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Seorang Polisi Tewas, Mobil yang Dikendarai Oleng hingga Menabrak Angkot


foto : ilustrasi ekonomi Indonesia. (kompas.com)

Kabar buruk pemerintahan Presiden Joko Widodo. Indonesia resmi alami resesi ekonomi.

Badan Pusat Statistik ( BPS) melaporkan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 minus 3,49 persen (year on year/yoy).

Dikutip dari Kompas.com, secara kuartalan, ekonomi sudah mulai tumbuh sebesar 5,05 persen dan secara kumulatif masih terkontraksi 2,03 persen.

Dibandingkan kuartal II-2020, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut membaik.

Pasalnya, pada kuartal II lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi yang cukup dalam, yakni mencapai 5,32 persen.

"Dengan berbagai catatan peristiwa pada triwulan II-2020, ekonomi Indonesia kalau PDB atas dasar harga konstan kita bandingkan pada kuartal II-2019, maka ekonomi kontraksi 3,49 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi video, Kamis (5/11/2020).

Suhariyanto mengatakan, ekonomi Indonesia berdasarkan PDB kuartal III atas dasar harga berlaku Rp 3.894 triliun.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved