Berita Sulut
Marvil Budiman Sentil Pemekaran Provinsi Nusa Utara
Marvil Budiman warga berdarah Nusa Utara Provinsi Sulut berharap, kontestan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Marvil Budiman warga berdarah Nusa Utara Provinsi Sulut berharap, kontestan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020 harus memperhatikan asas kesetaraan pembangunan berbagai sektor.
Menurut pria yang tergabung dalam kepengurusan Kekeluargaan Sangihe, Sitaro dan Talaud (IKISST) Manado para kandidat jangan hanya fokus berkampanye untuk meraih simpati warga.
"Harus ada skala prioritas mulai pembangunan fisik hingga potensi lainnya, di tiga Kabupaten Kepulauan di wilayah Nusa Utara untuk dikembangkan menjadi kawasan ekonomi terpadu pariwisata," kata Marvil.
Baca juga: Ini 5 Alasan Kenapa Olly-Steven Layak Melanjutkan Kepemimpinan di Sulut
Baca juga: Antusias Masyarakat Perbatasan Bolsel Siap Menangkan Iskandar-Deddy
Baca juga: Aktivitas Pasar Beriman Wilken Tomohon Berangsur Normal
Lanjut sosok yang juga eksis di bidan Sepak Bola khusus pembinaan sekolah sepak bola, dalam wadah Forum Sekolah Sepak Bola Sulawesi Utara (Fobbi) selain sektor pariwisata.
Di 3 kabupaten kepulauan Sangihe, Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dan Talaud ada potensi seperti tambang emas, distinasi gunung berapi, gunung di bawah laut dan wisata bahari.
Ini di alamatkan kepada tiga kontestan Pilkada Pilgub mulai dari nomor 1 pasangan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) - Sehan Salim Landjar (SSL), nomor urut 2 Vonny Anneke Panambunan (VAP) dan pasangannya Hendry Runtuwene dan paslon nomor 3 petahan Olly Dondokambey - Steven Kandouw (ODSK).
Baca juga: Pembelajaran Jarak Jauh, Kuota Internet Masih Pusingkan Orangtua
"Jika nanti pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut ketika terpilih, perjuangkan hak dan memajukan Nusa Utara," tambahnya.
Angota komite eksekutif futsal PSSI Sulut, mengingat perjuangan lima tahun yang lalu untuk pembentukan Provinsi Nusa Utara dan telah di Deklarasikan.
Di era kepemimpinan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe HR Makagansa bersama kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran organisasi perangkat Daerah di 3 kabupaten Kepulauan di Nusa Utara.
Baca juga: Profil Echi Unyu, Gadis Cantik Pengasuh Kiano Tiger Wong yang Curi Perhatian, Disebut Mirip Artis!
Melihat dan mengetahui memorandum yang tersebar di media sosial ada 8 provinsi baru yang akan di mekarkan di Indonesia pada tahun ini atau 2021, satu diantaranya Bolaang Mongondow Raya.
Wilayah Nusa Utara memiliki jarak luas dan wilayah yang juga berbatasan dengan Filipina menjadi skala prioritas khusus untuk pemekaran.
Keinginan untuk menjadi provinsi Nusa Utara di topang dengan dimekarkannya dua kabupaten dan satu kota.
Baca juga: Profil Tracy Biden Istri Capres Amerika, Seorang Pendidik yang Peduli Pada Remaja Penyandang Cacat
Di tunjang dengan luas wilayah dan letak besar di tunjang dengan luat lautannya.
"Kami warga Nusa Utara berkinginan para kontestan menyampaikan visi dan misi yang mensejahteraan,
program yang membangun di tiga kabupaten kepulayan di Nusa Utara," tandasnya.(crz)
Baca juga: Mayoritas Pemilih Golkar dan Gerindra Meyakini Olly-Steven Sulit Dikalahkan
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/marvil-budiman-sentil-pemekaran-provinsi-nusa-utara.jpg)