Breaking News:

Sima'an Al-Qur'an dan Doa Tolak Balak Mengiringi Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SULUT

Sima'an Al-Qur'an dan Dzikrul Ghafilin adalah warisan dari Gus Miek (KH. Chamim Dzajuli) pendiri Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri.

Editor: Stevani Mottoh
ISTIMEWA
Sima'an Al-Qur'an dan Doa Tolak Balak Mengiringi Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sima'an Al-Qur'an dan Dzikrul Ghafilin adalah warisan dari Gus Miek (KH. Chamim Dzajuli) pendiri Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri.

Dua kegiatan ini menjadi gerakan utama Gus Miek untuk mengajak umat menjalankan ibadah wajib berjamaah lima waktu dalam satu hari beserta ibadah-ibadah sunnah lainnya, termasuk dengan cara turut menyimak bacaan Al-Qur'an yg dilantunkan oleh seorang penghapal Al-Qur'an di dekatnya.

Setelah itu pada akhir dari sima'an adalah diajak umat untuk membaca Dzikrul Ghafilin, yakni dzikir pengingat bagi kita semua yang sering kali lalai dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini.

Kini gerakan dakwah Gus Miek tersebut mulai dihidupkan di Prov. Sulawesi Utara dengan berkumpulnya para penghapal Al-Qur'an dari berbagai daerah di Sulawesi Utara yang dimotori oleh Ust. Barokah Zaenul Alam, SQ., dan Ust. Zamroni Khan dari Tomohon, serta Dr. Ahmad Rajafi, M.HI., selaku salah satu pembina di dalamnya.

Salah satu gerakannya adalah pada perhelatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar oleh PHBI Prov. Sulawesi Utara di Hotel Peninsula pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2020, dirangkaikan terlebih dahulu dengan kegiatan menamatkan Al-Qur'an 30 juz secara hapalan (bil ghaib) selama satu hari penuh sejak subuh, Rabu (28/10/2020) dan ditutup dengan dzikir dan penamatan Al-Qur'an secara berjamaah setelah shalat magrib dan isya', sekaligus doa tolak balak agar Sulawesi Utara terhindar dari keburukan dan marabahaya baik di masa-masa pilkada yang rentan akan perpecahan umat, sekaligus terhindar dan senantiasa dijaga oleh Allah SWT dari kemudharatan covid-19.

Pada agenda penutupan kegiatan setelah shalat isya', turut menyampaikan sambutan dan apresiasi adalah H. Syahrul Poli, ME., selaku Ketua PHBI Prov. Sulawesi Utara, Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd., selaku Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Agama Prov. Sulawesi Utara sekaligus Wakil Ketua Badan Takmir Masjid Raya Ahmad Yani, dan Drs. KH. Rizali M. Noor selaku Ketua LPTQ Prov. Sulawesi Utara.

Kegiatan ini secara khusus juga mendapatkan perhatian dan dukungan dari semua pihak, termasuk dari Majelis Dzikir dan Shalawat Khaerunnajah Manado yang digerakkan oleh Ibu Arraodah H. Jan dan Dr. Hj. Radlyah H. Jan, serta seluruh jamaah shalat lima waktu di Masjid Raya Ahmad Yani yang telah membersamai dalam sima'an dan dzikir sejak subuh hingga penutupan tadi. (ADV)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved