Penanganan Covid
Kembali Ingatkan Disiplin 3M, Satgas Sebut Protokol Kesehatan Senjata Ampuh Putus Penularan Covid-19
Satgas Covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, masyarakat tengah dihadapi dengan kondisi kedaruratan Kesehatan Masyarakat.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Satgas Covid-19 mengingatkan kembali bahwa disiplin protokol kesehatan 3M ialah senjata yang ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah.
Ia mengatakan, masyarakat tengah dihadapi dengan kondisi kedaruratan Kesehatan Masyarakat.
Bahkan, itu bisa dilihat di mana-mana termasuk di negara-negara Eropa menunjukkan kasus Covid-19 meningkat sangat signifikan.
Maka, kata dr. Dewi, pentingnya disiplin protokol kesehatan baik secara individu maupun kolektif masyarakat.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Jumat 30 Oktober 2020, Peringatan Dini BMKG
Baca juga: Jaga Imun Tubuh, Kapolres Bolsel Bagikan Vitamin ke Anggota Sebelum Bertugas
Baca juga: Sejarah Nasional Tanggal 30 Oktober, 74 Tahun Lalu, Pertama Kali Uang Rupiah Beredar

Hal itu disampaikannya dalam dialog bertajuk Covid-19 Dalam Angka: Aplikasi Monitoring Perubahan Perilaku melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (29/10/2020).
"Kita lihat, bahwa butuh kedisiplinan individu maupun disiplin kolektif dalam rangka menegakkan protokol kesehatan," kata dr Dewi.
Pasalnya, dr. Dewi menyebut jika senjata yang paling utama untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah memaksimalkan 3M.
Yakni, memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan dan juga mencuci tangan menggunakan sabun.
"Jika kita ingin mengubah yang awalnya terjadi kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat, menjadi ketahanan kesehatan masyarakat. bedanya jauh," ucap dr. Dewi.
Ia juga mengungkapkan, bahwa Satgas Covid-19 tak akan pernah berhenti dan bosan untuk terus mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M.
Karena, disiplin 3M adalah senjata yang sangat ampuh untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Dr. Dewi pun merinci dalam bentuk persentase soal kepatuhan 3 M dapat mengurangi penularan virus Corona.
Pertama, dengan mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi potensi penularan hingga 35 persen.
Kedua, menggunakan masker kain ini berbahan katun tiga lapis ini resikonya turun sampai 45 persen.
Sedangkan, kalau menggunakan masker medis ini sampai menutup rantai penularan sampai efektifitasnya 70 persen
Ketiga, menjaga jarak minimal 1 meter ini mampu mengurangi resiko sampai dengan 85 persen.