Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tips Sehat

7 Cara Mencegah Serangan Jantung, Lakukan Sekarang Sebelum Terlambat!

Mengubah gaya hidup menjadi cara paling mudah untuk mencegah serangan jantung.

Editor: Chintya Rantung
YOUR HEALTH SUPPORT via TribunJakarta.com
Ilustrasi serangan jantung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat serangan jantung.

Data ini berdasarkan pengamatan di tahun sebelumnya di tahun 2019.

Namun, fakta yang paling meresahkan dari kondisi ini adalah banyak orang tidak melindungi diri mereka untuk menghindarinya.

Dikutip dari Heart.org, salah satu kontributor terbesar dari kondisi ini adalah kurangnya komitmen terhadap gaya hidup sehat jantung.

Gaya hidup adalah pertahanan terbaik untuk mencegah berbagai penyakit jantung dan stroke.

"Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular adalah cara terbaik untuk mencegah serangan jantung," kata Dr. Deepak L. Bhatt, direktur irektur eksekutif program kardiovaskular intervensi di Brigham yang berafiliasi dengan Harvard dan Pusat Jantung & Vaskular Rumah Sakit Wanita dikutip dari health.harvard.edu.

Ini artinya, mengubah gaya hidup menjadi cara paling mudah untuk mencegah serangan jantung.

Beberapa perubahan gaya hidup yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Berhenti/tidak merokok

Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, yang lama kelamaan dapat merusak jantung dan pembuluh darah Anda.

Bahkan jika Anda telah berhenti bertahun-tahun yang lalu, kesehatan jantung Anda masih berisiko.

Hal ini bergantung pada seberapa sering merokok dan berapa lama Anda berhenti.

Kabar buruknya, bukan hanya perokok aktif saja yang berisiko menurunkan kesehatan jantung.

Bagi perokok pasif atau orang yang kerap terkena paparan asap rokok orang lain juga dapat meningkatkan peluang Anda terkena penyakit kardiovaskular sebesar 25 hingga 30 persen, menurut penelitian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

2. Menjaga kadar kolesterol

Menjaga kadar kolesterol tetap terkontrol juga perlu Anda lakukan jika ingin terhindar dari serangan jantung.

Makin banyak kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang mengambang di sekitar aliran darah meningkatkan kemungkinan pengendapan di dalam arteri koroner.

Endapan lemak ini kemudian akan menjadi plak yang membatasi aliran darah.

Kondisi ini bisa menjadi lebih parah jika plak pecah dan mendorong pembentukan gumpalan darah.

Jika sudah begini, probabilitas serangan jantung meningkat bahkan hingga berpotensi fatal.

3. Kelola tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.

Menjaga tekanan darah tetap berada di bawah 120/80 mmHg dapat menurunkan risiko serangan jantung.

Mengurangi asupan garam menjadi salah satu cara yang bisa Anda lakukan.

Terlalu banyak natrium dalam darah dapat membebani ginjal untuk membuangnya.

Hal ini akan menyebabkan tekanan darah tinggi.

4. Tidur

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia.

Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya penyakit jantung.

Melansir dari Business Insider, orang dewasa yang tidur kurang dari 7 jam dalam semalam lebih rentan mengalami penyakit terkait jantung seperti serangan jantung dan stroke.

Sebuah penelitian yang terbit dalam Journal of the American College of Cardiology tahun 2019 menemukan orang yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko serangan jantung yang meningkat hingga 20 persen.

Meski begitu, tidur berlebihan juga tidak dianjurkan.

Dalam penelitian yang sama menemukan orang dengan kebiasaan tidur lebih dari 9 jam semalam mengalami peningkatan risiko serangan jantung hingga 34 persen.

5. Manajemen stres

Stres kronis dapat meningkatkan peradangan pada tubuh kita.

Ini juga berarti dapat meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol baik HDL.

Kondisi-kondisi di atas dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Hal ini berkaitan dengan stres kronis membuat seseorang cenderung melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, makan makanan berlemak, hingga konsumsi alkohol.

6. Menjaga pola makan dan berat badan

Pola makan sehat adalah salah satu kunci untuk menjaga kondisi jantung tetap optimal.

Apa yang Anda konsumsi dapat memengaruhi faktor risiko terkontrol seperti kolesterol, tekanan darah, diabetes, dan kelebihan berat badan.

Pilihlah makanan kaya nutrisi yang mengandung vitamin, mineral, serat, dan rendah kalori.

Cara ini membantu Anda juga untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Berat badan yang sehat dapat menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko serangan jantung.

Sebaliknya, obesitas akan menempatkan Anda pada risiko kolesterol dan tekanan darah tinggi yang membuat rentan serangan jantung.

7. Berolahraga

Gaya hidup aktif adalah salah satu hal yang bisa Anda usahakan untuk mencegah serangan jantung.

Menurut penelitian yang dilakukan pada 20.000 pria Swedia menemukan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 3 persen.

Menurut laman John Hopkins Medicine, olahraga seperti aerobik lebih baik untuk mendapatkan mandaat tersebut.

Itu karena jenis olahraga ini dapat mengurangi tekanan darah dan detak jantung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 7 Cara Mencegah Serangan Jantung

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved