Kasus Pembunuhan
Suami Tewas Dihantam Palu oleh Istri, Tapi Lapor Polisi Ngaku Dirampok, Ternyata Ingin Kuasai Harta
Karena ingin menguasai harta, seorang istri tega habisi suami sendiri. Bahkan setelah melakukan aksi kejinya Ia melaporkan ke polisi.
Sebelum meninggal dunia, korban sempat menjalani perawatan, di RS Kajang karena mengalami luka parah pada bagian kepala.
Naas, karena kondisi terluka parah, korban tidak mampu bertahan sehingga dikabarkan meninggal dunia pada 10 Oktober lalu.
Setelah dilakukan penyelidikan, pihak berwajib Malaysia menemukan adanya kejanggalan atas laporan yang dibuat.
Tersangka yang merupakan istri pertama korban, memberikan penjelasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Pihak berwajib akhirnya menahan istri korban selama tujuh hari untuk membantu penyelidikan.
Menurut keterangan, korban berusia 59 tahun, dirinya juga penyandang disabilitas.
Korban memiliki bisnis truk dan besi tua.
Pria yang dibunuh oleh istri sendiri karena ingin menguasai harta memiliki dua orang istri dan enam orang anak yang berusia belasan tahun.
Sementara itu, Ketua Polis Daerah Kajang, Asisten Komisioner Mohd Zaid Hassan, membenarkan kejadian tersebut.
Sebutnya tersangka sempat melaporkan kasus perampokan yang dialami suaminya kepada pihak kepolisian Malaysia.
Sampai rantai emas yang dimiliki suaminya hilang dirampas.

foto : ilustrasi pembunuhan (ist)
Hasil investigasi menemukan bahwa korban dipukul pada bagian kepala dengan palu.
Barang bukti kejadian pembunuh telah diamankan pihak berwajib.
"Hasil penyelidikan menemukan bahwa pelapor atau istri korban, telah merencanakan dan membunuh suaminya bersama adik laki-laki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20180707_094050.jpg)