Breaking News:

Upah Minimum

Upah Minimum Pekerja di Negara ASEAN, Bagaimana Gaji Pekerja di Indonesia dan Malaysia?

Kendati mengalami peningkatan setiap tahunnya, upah minimum di sebagian besar negara ASEAN jauh lebih rendah daripada negara maju di dunia.

Pos Kupang/google
Ilustrasi Gaji. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seiring meningkatnya biaya hidup di kawasan ASEAN, peningkatan upah minimum di negara-negara ASEAN juga mengalami kenaikan.

Dan guna mencegah inflasi dan kerusuhan buruh, negara-negara ASEAN didorong untuk meningkatkan upah minimum yang lebih tinggi dan memberlakukan Undang-Undang baru demi melindungi hak para pekerja.

Kendati mengalami peningkatan setiap tahunnya, upah minimum di sebagian besar negara ASEAN jauh lebih rendah daripada negara maju di dunia.

Berikut rincian upah minimum di sejumlah negara ASEAN 2020:

Indonesia

Ilustrasi Kota Jakarta
Ilustrasi Kota Jakarta (Tribun Jakarta)

Pada Oktober 2019 lalu, Kementerian Ketenagakerjaan telah memutuskan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar 8,51 persen.

Angka 8,51 persen itu didasarkan pada data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional 2019.

Berdasarkan presentasi kenaikan itu, Provinsi DKI Jakarta tetap menjadi daerah dengan upah minimum tertinggi, yaitu Rp 4.276.349.

Sementara upah paling rendah ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan nilai Rp 1.704.607.

Malaysia

Lalu lintas di jalan raya Kuala Lumpur Malaysia tampak lengang pasca-diberlakukannya sistem penguncian ( lockdown) secara nasional akibat corona.
Lalu lintas di jalan raya Kuala Lumpur Malaysia tampak lengang pasca-diberlakukannya sistem penguncian ( lockdown) secara nasional akibat corona. (malay mail)
Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved