Breaking News:

Omnibus Law

Begini Fadli Zon Membandingkan Rezim Jokowi dan Penjajah Belanda, Takut Sentil Prabowo

Meski Partai Gerindra berada di gerbong pemerintah, dan Fadli Zon merupakan anggota DPR RI dari Partai Gerindra

Kolase Tribun Manado/ Foto: Istimewa
Fadli Zon dan Gerindra Berseberangan Soal UU Cipta Kerja, 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -- Meski Partai Gerindra berada di gerbong pemerintah, dan Fadli Zon merupakan anggota DPR RI dari Partai Gerindra, namun politisi Gerindra ini tetap bersikap kritis pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sikap ini anomali ini sering dianggap lucu oleh banyak kalangan. Bahkan, ada yang menyebut ini sebagai drama politik dari Fadli Zon dan Partai Gerindra.

Fadli Zon  membandingkan Rezim Jokowi dan Penjajah Belanda
Fadli Zon membandingkan Rezim Jokowi dan Penjajah Belanda (YouTube Najwa Shihab)

Kritikan terakhir diutarakan Politisi Partai Gerindra Fadli Zon dengan membandingkan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan rezim penjajah Belanda dalam memperlakukan tahanan politik.

Dalam pandangan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, penjajah Belanda ternyata lebih sopan dan manusiawi dibandingkan perlakukan aparat hukum pada era sekarang ini kepada para tahanan politik. 

"Dulu kolonialis Belanda jauh lebih sopan n manusiawi memperlakukan tahanan politik," tulis Fadli Zon di akun twitternya, Jumat (16/10/2020) dini hari.

Dia memberikan komentar atas cuitan netizen akun @DonAdam68 yang membagikan berita para aktivis KAMI memakai baju tahanan orange, tangan diborgol, dan ditunjukkan ke publik oleh polisi.

"Kejam kali kalian polisi kepada aktivis politik! Mereka bukan koruptor atau penjahat kriminal," tulis @DonAdam68 mengomentari berita tersebut.

Baca juga: Kisah Vivian, Wanita Tanpa Tangan Ditinggal Suami, Nasib Berubah Setelah 10 Tahun, Prianya Terlantar

Baca juga: Arief Poyuono Siap Jadi Jaminan, Minta Jokowi Perintahkan Kapolri Lepaskan Aktivis KAMI

Baca juga: Minta Presiden Jokowi Bebaskan 3 Petinggi KAMI, Arief Poyuono: Saya Siap Berikan Jaminan

Menurut Fadli Zon, para tokoh bangsa Indonesia saat itu, seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Sutan Syahrir, juga ditangkap oleh penjajah.

Tetapi, perlakukan terhadap tokoh pergerakan politik tersebut, sangat manusiawi dan bahkan diberi gaji bulanan.

Para era kolonialis Belanda, Soekarno (Bung Karno) dibuang ke Ende, Nusa Tenggara Timur.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved