PWI Sulut
Agus Fatoni: Baiknya Wartawan yang Wawancara Nara Sumber Gantung Kartu Identitas
Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Dr Drs Agus Fatoni meminta wartawan memakai identitas
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Dr Drs Agus Fatoni meminta wartawan memakai identitas saat melakukan kegiatan jurnalistik. ''Ini penting agar pejabat dan nara sumber yang diwawancarai mengetahui dia sedang bersama atau diwawancarai oleh wartawan media ini, '' ujar Fatoni saat menerima delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut, kemarin.

Pada kesempatan itu Fatoni mengatakan, dia siap menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Rakerda PWI Sulut. '' Jadi kalau ada anggota PWI yang mewawancarai saya baiknya gantung kartu anggotanya sekaligus kartu media tempat bekerja, '' ujar Fatoni didampingi Sekprov Sulut, Edwin Silangen dan Assisten III, Gemmy Asiano Kawatu.
Fatoni menambahkan, dia mempunyai teman-teman wartawan yang saat ini sudah menjadi pejabat. ''Ada teman saya yang dulunya wartawan sekarang sudah menjadi anggota DPR, DPRD bahkan kepala daerah, '' ujarnya.
Sedangkan Sekprov Sulut, Edwin Silangen memperkenalkan personal setiap pengurus PWI Sulut yang ada saat itu. ''Ini teman-teman kita, mitra saya sejak lama, '' ujarnya sambil menyebut nama sejumlah pengurus PWI yang ada saat itu.
Assisten III Setprov Sulut, Gammy Asiano Kawatu juga menyatakan, harapannya kualitas wartawan di daerah ini semakin baik. ''Banyak teman-teman wartawan saya dulu, kini sudah pejabat. Ada yang sudah kepala daerah, ada yang masih calon kepala daerah, '' ujarnya.
Sementara itu, Aswin Lumintang selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulut dan Ketua Panitia Pelaksana Rakerda PWI Sulut yang dipercayakan menjadi juru bicara saat itu mengatakan, kepengurusan PWI Sulut sebenarnya sudah berakhir pada 28 Oktober 2020.

Namun, karena ada pandemi Covid-19 oleh PWI Pusat kepengurusan PWI Sulut di lima daerah termasuk Sulut diperpanjang hingga 30 Maret 2021. '' Jadi sebagai persiapan Konferensi Daerah (Konferda), maka bulan Juni 2020 rencananya kami akan menggelar Rakerda yang mohon kesediaan dari Bapak Pjs Gubernur, Agus Fatoni untuk membuka dan menghadirinya, '' ujar Aswin.
Panitia Rakerda PWI Sulut lainnya yang hadir yakni; Wakil Ketua Panitia Dudi La Ode, Sekretaris Panitia; Jemmy Senduk, Wakil Sekretaris; Herman Manua, Lusy, Ferry Assa, Adrianus Pusungunaung dan lainnya.
Tak ketinggalan ikut hadir Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut, Fanny Waworundeng.
Hal lainnya yang dilaporkan ke Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni yakni akan diadakan pelantikan Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (MAPPILU PWI) Sulawesi Utara pada akhir Oktober nanti. '' Nantinya akan ada perwakilan MAPPILU PWI di kabupaten/kota yang bertugas ikut mengawasi penyelenggaraan Pilkada di Sulawesi Utara, '' ujar Ketua MAPPILU PWI Sulut, Jemmy Senduk.
Terkait hal ini Ketua PWI Sulut, Voucke Lontaan mengatakan, seluruh komponen PWI Sulut sudah siap menggelar Rakerda dan mempersiapkan Konferda PWI Sulut. '' Kami juga baik secara personal maupun kelembagaan siap menyukseskan Pilkada di Sulawesi Utara, '' ujarnya.
