Mendagri Ungkap Alasan Perlunya Pengesahan UU Cipta Kerja, Singgung Angka Pengangguran
Tito Karnavian menyebut adanya UU Cipta Kerja ini untuk menjawab angka pengangguran di Indonesia yang terus naik dari tahun ke tahun.
TRIBUNMANADO.CO.ID – UU Cipta Kerja telah disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu.
Pengesahan UU tersebut menimbulkan pro dan kontra.
Terkait dengan hal tersebut, Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan alasan kenapa perlunya pengesahan UU Cipta Kerja di Indonesia.
Baca juga: Dapat Ijin Masuk Kamar Dinar Candy, Sapri Pantun Beli Celana Dalam: Tapi yang Lagi Dipakai
Baca juga: Kisah Pilu Bocah 9 Tahun, Tak Mau Lepaskan Pelukan dari Jenazah Sang Ibu, 2 Tahun Ditelantarkan Ayah
Tito Karnavian menyebut adanya UU Cipta Kerja ini untuk menjawab angka pengangguran di Indonesia yang terus naik dari tahun ke tahun.
Mendagri mengambil contoh, sebagai negara dengan penduduk nomor 4 terbesar di dunia, salah satu persoalan yang dihadapi oleh Indonesia adalah masalah lapangan kerja.
Berdasarkan data yang ada angka pengangguran di Indonesia saat ini lebih kurang 6,9 juta penduduk, sedangkan setiap tahunnya jumlah angkatan kerja baru terus bertambah sekitar 2,9 juta penduduk.
“Intinya adalah terjadi pengangguran baru di banyak semua negara termasuk Indonesia,” ujarnya
Sebelumnya, pengesahan Undang-Undang (UU) tentang Cipta Kerja yang menuai berbagai dinamika karena dinilai lebih banyak merugikan para buruh atau tenaga kerja.
“Pandemi global (Covid-19) yang menghantam semua negara di dunia ini juga mengakibatkan terjadinya dampak sosial, bukan hanya dampak kesehatan, tapi juga dampak sosial dan ekonomi,” kata Tito dalam Rapat Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Pusat dan Daerah.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan salah satu alasan pengesahan UU cipta kerja yakni juga terkait dengan penyediaan lapangan kerja.
Eks Kapolri itu mengundang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dalam rapat virtual pada Selasa, (13/10/2020)
Undangan tersebut dalam rangka menyosialisasikan UU Cipta Kerja.
Tito mengaku dirinya mengikuti dinamika yang terjadi dalam proses penyusunan Undang-Undang Cipta Kerja ini.
Bahkan, dalam beberapa rapat kabinet, Mendagri mendengarkan tentang permasalahan mendasar dan sangat penting yang melatarbelakangi perlunya UU Cipta Kerja ini.
Dirinya memahami beragam pandangan yang dikemukakan oleh banyak pihak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mendagri-tito-karnavian-38495.jpg)