Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tawuran Monyet

7 Orang Jadi Korban Akibat Tawuran Dua Kelompok Monyet, Ini Penyebabnya

Terjaidi tawuran antar monyet di India. Diketahui akibat tawuran tersebut 7 orang jadi korban.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Youtube
Populasi monyet di India yang berlebihan menyebabkan mereka turun ke jalan mencari makanan. Bahkan dilaporkan dua kelompok monyet terlibat tawuran. 

Ia menunjukkan berbagai alasan di balik memburuknya hubungan antara manusia dan primata.

“Kurangnya kontrol populasi manusia dan monyet, menipisnya kawasan hutan yang bisa menjadi habitat monyet,

dan beralih ke pertanian monokultur telah menyebabkan meningkatnya persaingan dan agresi di antara monyet,”

“Agresi ini kemudian berlanjut ke manusia, terutama dalam kasus ketika tanah yang dihuni monyet dirampas oleh pihak berwenang,” terangnya.

Antara tahun 2002 - 2018, India membabat 310.624 hektar kawasan hutan karena kepentingan deforestasi dan industrialisasi.

Bergantung pada skala dan sifat kerusakan, pemerintah negara bagian telah memiliki berbagai ide untuk mengatasi masalah bentrokan monyet.

Di ibu kota negara, Delhi, pemerintah telah merelokasi monyet ke suaka margasatwa.

Ada juga upaya untuk memindahkan monyet dari Delhi ke hutan di negara bagian tetangga.

Pada 2016, negara bagian Himachal Pradesh, menyatakan monyet sebagai hama, memungkinkan orang untuk membunuh mereka.

Pada 2019, negara bagian Uttarakhand mengikuti langkah negara bagian Himachal Pradesh, yang menyebutnya sebagai hama.

Di negara bagian Bihar, petani telah mencoba membujuk para politisi lokal untuk menahan serangan monyet pada tanaman mereka.

Di India, kepercayaan budaya masyarakatnya sangat mempengaruhi cara mereka memperlakukan monyet.

Hanoman, dewa monyet, adalah salah satu dewa paling populer dalam mitologi Hindu.

“Orang-orang memanggil saya untuk merelokasi monyet di daerah perkotaan, tapi saya tidak tahan melihat mereka (monyet) dikurung,”

“Bagaimanapun, mereka adalah dewa kami Bajrangbali (Hanoman), ”kata Ravi Kumar, pengejar monyet di Delhi.

Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved