Breaking News
Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo UU Cipta Kerja

Media Asing Soroti Aksi Tolak UU Cipta Kerja: Demonstrasi Terjadi di Seluruh Negeri

BBC merupakan salah satu media asing yang menyorot peristiwa tersebut.

Editor: Ventrico Nonutu
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ribuan demonstran mengepung Gedung Grahadi dan merusak sejumlah fasilitas saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Grahadi Surabaya berakhir ricuh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah Indonesia.

Aksi yang terjadi tersebut mendapat sorotan dari media asing.

BBC merupakan salah satu media asing yang menyorot peristiwa tersebut.

Sarankan Jokowi Terbitkan Perpu, Fadli Zon: Ada Baiknya Dipertimbangkan Aspirasi Masyarakat Banyak

Ngamuk ke Sejumlah Demonstran, Tri Rismaharini: Kamu Tega Sekali

"Puluhan ribu orang Indonesia telah melakukan protes untuk hari ketiga terhadap undang-undang kontroversial, yang menurut para kritikus akan merugikan pekerja dan lingkungan," tulis BBC.

"Demonstrasi terjadi di seluruh negeri. Ratusan orang ditangkap di Jakarta," terang BBC.

Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang disebut Omnibus Law telah disahkan pada Senin (5/10/2020) kemarin.

Media asing menyoroti aksi unjuk rasa yang menolak pengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Satu di antara media asing tersebut yakni BBC.
Media asing menyoroti aksi unjuk rasa yang menolak pengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Satu di antara media asing tersebut yakni BBC. (BBC)

Pemerintah mengatakan, perubahan diperlukan untuk membantu perekonomian Indonesia yang terpukul parah karena pandemi Covid-19.

Di Ibu Kota Jakarta, demonstrasi memanas, diikuti kota-kota lain seperti Bandung yang melakukan aksi damai sejak awal pekan.

Aparat kepolisian menahan sekira 400 pengunjuk rasa, termasuk beberapa oknum yang diduga dipersenjatai dengan bom molotov dan senjata tajam.

Omnibus Law UU Cipta Kerja

Lebih jauh, Omnius Law yang panjangnya lebih dari 1.000 halaman, mengubah 79 Undang-Undang yang ada.

Omnibus Law disahkan dengan dukungan tujuh dari sembilan partai, di antaranya PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, PPP.

Sementara, Partai Demokrat dan PKS menolak pengesahkan Omnibus Law dalam rapat RUU Cipta Kerja.

Bahkan, Anggota DPR dari Partai Demokrat memilih walk-out dari rapat tersebut.

Mengapa Omnibus Law Diberlakukan?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved