Berita Minahasa
Era New Normal, Pengusaha Gerabah Desa Pulutan Alami Peningkatan Penjualan
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemkab Minahasa berupaya memulihkan kondisi para pelaku UMKM di era new normal
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemkab Minahasa berupaya memulihkan kondisi para pelaku UMKM di era new normal.
Salah satunya dengan adanya kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan menggelar Gerakan Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) di sejumlah destinasi wisata.
Aneke Ngantung (47) salah satu pengusaha gerabah di Desa Pulutan mengaku terjadi adanya perubahan berkat gaya adaptasi baru ini.
"Penjualan gerabah di masa new normal ini bagi kami pembuat gerabah terjadi peningkatan penjualan," tandasnya, Jumat (9/10/2020).
• SGR Ingin Wujudkan Minahasa Utara yang Berintegritas dan Sejahtera
• Kerinduan Bangun Kota Tomohon Jadi Motivasi JGE Bertarung di Pilkada 2020
• Michaela Paruntu Termotivasi Bangun Universitas di Minsel
Hal itu dikarenakan sedang marak menanam bunga sehingga banyak pesanan.
"Namun kami terkendala di harga bahan baku pembuatan mahal, dan juga pemasaran juga terbatas karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19," ungkapnya.
Memang, pada saat heboh virus corona, biasa penghasilan pembuat gerabah sebelum pandemi rata-rata perbulan bisa tiga juta, saat pandemi jadi menurun.
Sebelum adanya Pandemi turis cina sering berkunjung di Desa Pulutan tapi saat ini karena turis sudah tidak berkunjung tentu pengaruhnya signifikan
"Kami berharap pemerintah bisa berikan bantuan khusus untuk usaha kami," ungkapnya.
• Polres Boltim Gencar Tangani Covid-19 Lewat Operasi Yustisi
• Jalan Tol Bakal Tembus Bolmong
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengusaha-gerabah-di-desa-pulutan.jpg)