Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok

Mengenal Sosok Safii Kemamang, Aktivis Pergerakan Pencipta Lagu Pembebasan (Buruh Tani)

Umumnya, masyarakat mengenal penyanyi lagu ini adalah grup band beraliran Punk Rock, yakni Marjinal.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
via berdikari online.
Safii Kemamang, Aktivis Pergerakan Pencipta Lagu Pembebasan (Buruh Tani). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bila kita mengetik keyword Lagu Pembebasan atau Lagu Buruh Tani di google, maka akan bermunculanlah laman web yang menampilkan chord dan lirik lagu tersebut. 

Umumnya, masyarakat mengenal penyanyi lagu ini adalah grup band beraliran Punk Rock, yakni Marjinal. 

Namun tak banyak yang tahu, bahwa lagu ini sebenarnya diciptakan oleh seorang aktivis pergerakan bernama Safii Kemamang. 

Judul asli lagu ini adalah Pembebasan, dan diciptakan oleh Safii sejak masa pemerintahan Orde Baru (Orba) tepatnya tahun 1996. 

Lagu ini mulai dikenal luas di kalangan aktivis pergerakan dan mahasiswa pada tahun 1997. 

Setelahnya, dalam setiap kesempatan dan aksi demo, banyak para aktivis dan mahasiswa yang sering menyanyikan lagu ini.

Safi'i sendiri adalah pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur, 05 Juni 1976. Saat ini, Safii dikabarkan sudah berada di negara Timur Leste. 

Di masa Orba, Safii tergabung di Partai Rakyat Demokratik (PRD), partai yang sangat terkenal di kalangan pergerakan. 

Partai yang tidak memiliki wakil langsung di parlemen, namun dikenal sebagai partai yang perannya dalam sejarah politik Indonesia sejak era Orde Baru sangatlah penting. 

Safii di masa Orba juga tergabung di Komite Nasional Perjuangan Demokrasi (KNPD). Sebuah komite yang bersama mahasiswa dan gerakan massa lainnya turut dalam peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) tahun 1996, atau Peristiwa Sabtu Kelabu.

Saat awal diciptakan, lagu Pembebasan adalah mars kaum pergerakan dalam melontarkan kritik dan protes terhadap pemerintahan Orde Baru. (*)

Berikut ini lirik dan chord lagu "Buruh Tani"

[Intro]
Dm Am Gm Am G Am

[Verse 1]
Am
Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
Dm Am
Bersatu padu rebut demokrasi
Dm Am
Gegap gempita dalam satu suara
G Am
Demi tugas suci yang mulia

Am
Hari-hari esok adalah milik kita
Dm Am
Terciptanya masyarakat sejahtera
Dm Am
Terbentuknya tatanan masyarakat
G Am
Indonesia baru tanpa orba

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved