Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2020

Bawaslu Tomohon Buka Kesempatan Bagi Masyarakat Yang Ingin Jadi Pengawas TPS

Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan dibukanya pendaftaran ini, dalam rangka menjaring masyarakat yang menjadi pengawas TPS.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -- Beragam upaya terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon dalam rangka menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang jujur dan adil.

Salah satunya Bawaslu Kota Tomohon membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan dibukanya pendaftaran ini, dalam rangka menjaring masyarakat yang menjadi pengawas TPS.

Untuk itu, Deisy mengajak masyarakat yang berkeinginan untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta wali kota dan wakil wali kota Tomohon tahun 2020.

"Bagi yang ingin terlibat langsung dalam mengawasi pelaksanaan Pilakda silahkan mendaftarkan diri. Untuk pendaftaran penerimaan dan penelitian berkas administrasi serta wawancara mulai 3 hingga 15 Oktober mendatang," ujar Deysi.

Adapun syarat untuk mengikuti proses pendaftaran Pengawas TPS ini yakni Warga Negara Indonesia (WNI), kemudian berusia paling rendah 25 tahun.

Serta dalam persyaratan juga, setiap pendaftar wajib memiliki wawasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu, dan pendidikan minimal SMA sederajat.

"Harus sesuai syarat yang sudah kami umumkan," jelasnya.

Tak cuma itu, pendaftar juga diutamakan berasal dari kelurahan atau desa setempat, serta harus bebas narkoba.

Sedangkan jika mempunyai keterlibatan dalam partai politik, jabatan pemerintahan, BUMN atau BUMD harus mengundurkan diri paling lama 5 tahun.

"Pendaftar juga harus bebas dan tidak pernah dipidana penjara paling lama lima tahun dibuktikan dengan pernyataan, bersedia bekerja penuh waktu, tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu," tandasnya. (hem)

Kelangkaan Pupuk, Petani di Minahasa Terpaksa Beli Pupuk Seharga Rp 200 Ribu

KKP Sudah Tangkap 74 Kapal Illegal dan Pelaku Destructif Fishing di Laut Indonesia

Pjs Gubernur Sulut Apresiasi Peran Bank Indonesia Terkait Pemulihan Ekonomi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved