Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kawasan Industri Mongondow

Bupati Yasti Bicara A Sampai Z Tentang Kimong, 'Ini Adalah Mimpi Saya'

Tanya saja apa yang ingin kalian tanyakan, begitu dikatakan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow kepada sejumlah wartawan biro Bolmong

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Bupati Bolmong 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - "Tanya saja apa yang ingin kalian tanyakan".

Begitu dikatakan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow kepada sejumlah wartawan biro Bolmong, Jumat (2/9/2020) sore di D Telaga Resto, Kabupaten Bolmong.

Yasti terlihat sedikit letih. Ia baru saja tiba dari Desa Tungoi. Di sana Yasti menyerahkan bantuan
sosial serta sosialisasi protokol Covid-19.

Dalam sepekan, Yasti keliling Bolmong untuk dua agenda tersebut.

Sehari ia bisa mendatangi empat kecamatan.

Cegah Penyebaran Covid-19, Koramil dan Polsek Modayag Bagi-bagi Masker Kepada Masyarakat

Komunitas 46CyclistWMO Peduli, Berbagi ke Para Petugas Kebersihan di Manado

Mengintip Kantor Perwakilan Kimong di Lolak

Tanya jawab awalnya berlangsung formalitas. Makin lama makin hangat.

Puncaknya ketika wartawan menanyakan tentang Kawasan Industri Mongondow (Kimong).

Yasti menerangkan dengan bersemangat, lelahnya seolah tanggal.

"Tinggal tunggu vaksin Covid, dan mereka masuk kemari," katanya.

Beber Yasti, ia sesungguhnya sudah diundang pemerintah Cina untuk bicara tentang Covid-19, tapi dia urung.

Polres Bolsel Siapkan 15.000 Masker Bantu Masyarakat Lawan Virus Corona

Amalia Landjar: Anak Muda Adalah Solusi dari Jawaban

"Harus menjalani masa isolasi di Cina selama 21 hari. Siapa juga yang mau berlama lama seperti itu," ujarnya.

Kawasan industri di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memang merupakan mimpi
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

Ia bertekad agar kawasan tersebut segera terwujud.

Seriusnya Yasti, sampai - sampai area kantor Bupati ia relakan untuk Kimong.

Rumah dinas pun ia sediakan sebagai penginapan sementara bagi investor.

"Untuk membangun Bolmong kita perlu investor. Tak bisa mengandalkan APBD. Investor harus kita
permudah," katanya.

Gadis dan Pria Ini Mengaku Lihat Akhirat dan Orang-orang Disiksa, Katanya Michael Jackson di Neraka

Menurut Yasti, nilai investasi Kimong tak main-main. Besarnya sampai 150 T.

"Ini lebih besar saat membangun Singapura puluhan tahun lalu," katanya.

Ada ratusan investor Cina yang hendak masuk. Belakangan investor Jepang juga tertarik.

"Ini bisa membuka lapangan kerja sebesar 33 ribu. Sesuai MOU harus diprioritaskan warga Bolmong," katanya.

Sebut Yasti, investor kadang datang secara incognito. Tahu tahu mereka sudah datang. Mengapa investor Cina ingin ke Sulut dan Bolmong?

Daftar 62 Daerah di Indonesia yang Berstatus Zona Merah Covid-19, 4 Daerah di Jawa Timur, 2 di Bali

"Pertama letak kita sangat strategis. Dari sini ke Cina kapal hanya butuh waktu tiga hari tiga malam. Kedua mereka itu suka sekali pantai. Tak ada pantai disana. Ketiga faktor makanan. Mereka cocok dengan makanan Manado yang ekstrem. Ini tak ada pada daerah lain," ujarnya.

Beragam cara dilakukan Yasti agar Kimong segera running. Beberapa waktu lalu ia menghubungi salah satu Menteri, minta agar investor segera beroperasi sembari mengurus izin. Usul itu disambut baik.

"Katanya yang penting pak Gubernur oke, maka jalankan," ujarnya.

Untuk menjamin kesediaan energi Kimong, Yasti bermanuver. Ia bertemu pemilik kapal energi Turki.

"Hasilnya ia setuju kirim kapal kemari," kata dia.

11 Orang Dekat Donald Trump yang Juga Terinfeksi Virus Corona, Mayoritas Tertular di Gedung Putih

Yasti menjawab pertanyaan sejumlah kalangan yang skeptis dengan Kimong.

Banyak yang membandingkan kimong dengan KEK bitung.

Sebut Yasti, Kimong adalah kawasan Industri sedang KEK Bitung adalah kawasan ekonomi.

"Kalau KEK Bitung masalahnya lahan," kata dia.

Cerita Warga, Korban Kebakaran di Lahat: Api Beringas Meluluhlantakkan Rumahku, Habis Semua

Beber Yasti, Kimong adalah investasi swasta. Semua aspek pembiyaannya dari swasta.

"Pemerintah hanya fasilitator plus memastikan kemudahan penanam modal masuk lancar tanpa birokrasi dan regulasi berbelit-belit. Apalagi sekarang semua perizinan satu pintu di bawah BKPM," ujarnya.

"Intinya Kimong ini benar - benar nyata dan segera terwujud," tambahnya.

Untuk menyiapkan SDM, Yasti bakal menggelar pelatihan vokasi.

Kurikulum bahasa Mandarin tengah disiapkan di sejumlah sekolah.

Klarifikasi Nia Ramadhani setelah Ditagih Utang Karyawan: Nggak Ada Hubungannya Sama Gue

"Kita siapkan SDM handal," ujarnya.

Satu satunya kendala, beber dia, adalah kesadaran masyarakat sekitar lokasi Kimong.

Namun dengan sosialisasi yang baik, ia hakul yakin kendala itu teratasi.

Yasti mengungkapkan peran Olly Dondokambey yang disebutnya sangat mendukung hadirnya Kimong.

"Pak Olly sangat mendukung, ini bentuk perhatiannya bagi warga Bolmong dan BMR umumnya," katanya. (art)

Donald Trump Diberi Obat Khusus Pasien yang Kritis, 23 Persen Pasien Diberi Obat Itu Meninggal

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Area lampiran

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved