Andrei Angouw cs Mundur, 5 Figur Siap Jadi Penghuni Baru Gedung Cengkih
Partai politik pemilik kursi di Gedung Cengkih pun siap melaksanakan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW)
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - 5 Wakil Rakyat di Gedung Cengkih DPRD Sulut sudah mengajukan pengunduran diri karena ikut Pilkada serentak
Mereka yakni Andrei Angouw (PDIP), Richard Sualang (PDIP), Hengky Honandar (PDIP), Wenny Lumentut (Gerindra), dan Netty Agnes Pantow (Demokrat)
Partai politik pemilik kursi di Gedung Cengkih pun siap melaksanakan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
PDIP pun menyiapkan pengganti untuk 3 legislatornya yang mengundurkan diri.
Sejauh ini baru pengganti Andrei Angouw dan Richard Sualang yang sudah mendapat restu DPP PDIP.
Pengganti mereka yakni Agustine Kambey dan Hilman Idrus.
Informasi diperoleh tribunmanado.co.id, nama Agustine dan Hilman sudah masuk ke DPRD Sulut.
"Sudah ada keputusan dari DPP, jadi menunggu proses," kata Franky Wongkar, Sekretaris DPD PDIP Sulut kepada tribunmanado.co.id, Minggu (4/10/2020).
Agustine merupakan kader sepuh PDIP. Wanita ini akrab disapa Ibu Stin ini.
Agustine merupakan caleg dengan perolehan suara terbanyak berikitnua di daftar caleg PDIP. Ia meraup 4.748 suara.
Sementara, Hilman Idrus menjabat Wakil Ketua DPC PDIP Kota Manado.
Ia berada di urutan sesudah Agustine dengan perolehan suara 4.173 suara
Sementara itu, untuk pengganti Hengky Honandar dari Dapil II Bitung-Minut, kata Franky belum ada keputusan DPP.
"Sudah diusulkan ke DPP, kita menunggu keputusan," kata Calon Bupati Minsel ini.
Franky mengatakan, di dapil ini ada pertimbangan khusus.
"Yang pasti akan ditegakkan sesuai aturan," ujar Mantan Anggota DPRD Sulut ini.
Adapun dua nama yang mencuat memperebutkan kursi yang ditinggalkan Hengky Honandar.
Mereka yakni Herry Rotinsulu, dan Jeivy Wijaya
Dari segi perolehan suara terbanyak berikutnya Jeivy lebih unggul. Ia meraup 7.413 suara.
Persoalannya, Jeivy Wijaya sedang tersandung kasus disiplin partai yang bisa membuatnya terdepak dari keanggotaan PDIP. Kaitan dengan dukungan Jeivy kepada suaminya Joppy Lengkong yang maju Pilkada Minut. Sementara PDIP mengajungan pasangan calon Joune Ganda dan Kevin Lotulung
Kasus Jeivy memberi kesempatan untuk Herry Rotinsulu yang berada pada daftar perolehan suara terbanyak berikutnya. Ia meraup 7.059 suara.
Herry sebelum pensiun dari PNS, merupakan figur yang masuk kabinet Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw. Terakhir menjabat Kadis Kehutanan Sulut.
Partai Demokrat pun sudah mengajukan nama untuk pengganti Netty Agnes Pantow
"Sudah diajukan ke DPP, menunggu SK (surat keputusan)," kata Billy Lonbok, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut.
Billy tidak menyebut figur pengganti tersebut.
"Nama berikutnya (perolehan suara terbanyak berikutnya)," ujar Wakil Ketua DPRD Sulut ini.
Dari penelusuran tribunmanado.co.id , peraih suara terbanyak berikutnya setelah Netty Agnes Pantow yakni Henry Walukow meraup 5.053 suara
Henry pun bukan orang baru di dunia politik, ia pernah menduduki Jabatan Anggota DPRD Minut.
Ia saat ini dipercaya menjadi Ketua Solidaritas Penambang Tanah Tonsea (Sobat)
Partai Gerindra pun sudah menentukan pengganti Wenny Lumentut dari Dapil VI Minahasa Tomohon.
"Sudah, Herol Kaawoan," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Melki Suawah.
Herol Kaawoan, finish sebagai runner up perolehan suara terbanyak caleg Partai Gerindra di Pileg 2019. Ia meraup 1.422 suara
Suara partai Gerindra di Dapil Minahasa-Tomohon memang lebih dari separuh diraup Wenny Lumentut sebanyak 22.988. Suara terbanyak kedua caleg di dapil Minahasa-Tomohon
Herol juga menjabat sebagai Wakil Bendahara DPD Partai Gerindra Sulut.