Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Seperti Ini Cara Mengatasi Bila Anda Terkena Santet, Sihir dan Tubuh Kemasukan Jin

Ilmu hitam ini biasanya diaplikasikan dengan berbagai macam media, seperti boneka, rambut atau sebuah foto.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Santet atau ilmu hitam telah dipercaya masyarakat sejak berabad lalu.

Mereka percaya penyakit yang menurut mereka tidak jelas asal muasalnya adalah akibat santet.

Bagi masyarakat yang percaya, orang yang kena santet mengalami penyakit yang tidak diketahui penyebabnya, datang tiba-tiba dan bersifat kronis.

Bisa juga munculnya benda-benda asing di tubuh seperti rambut, paku, atau benda tajam lainnya, dikaitkan dengan santet.

Keyakinan sebagian masyarakat ini berbanding terbalik dengan pendapat ahli medis yang menyatakan penyakit semacam tersebut di atas semata-mata disebabkan adanya gangguan kesehatan.  

Percaya atau tidak jika ilmu santet di Indonesia saat ini masih sering digunakan sebagian orang untuk mencelakai orang lain secara jarak jauh.

Santet seringkali digunakan seseorang untuk membalas dendam sakit hatinya atau bahkan memenangi sebuah persaingan dalam pekerjaan.

Ilmu hitam ini biasanya diaplikasikan dengan berbagai macam media, seperti boneka, rambut atau sebuah foto.

Orang yang terkena santet akan menderita selama hidupnya bahkan akan berakhir hingga kematian.

Berikut beberapa jenis ilmu hitam santet yang masih populer di Indonesia yang dilansir Bangkapos.com dari sejumlah sumber.

Kecelakaan Maut, Dua Pelajar Tewas Mengenaskan, Bawa Motor dengan Cepat hingga Menabrak Truk Tangki

Santet tali gaib

Santet ini sama halnya dengan ilustrasi sebuah tali.

Bisa dibilang santet paling mengerikan, pasalnya santet ini korbanya terus dijaga dan dikontrol dalam kurun waktu tertentu.

Biasanya akan ada semacam tali gaib yang tersambung antara korban dan pelaku.

Jika korban mulai kuat menghadapi santet, maka dukun atau pelaku akan mengisi santet lagi hingga tak ada habisnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved