Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Politik

KPU Bolsel Minta Paslon Taati PKPU, Jangan Bawa Massa Lebih dari 50 Orang

Komisioner KPU Kabupaten Bolsel divisi teknis Fijey Bumulo, meminta agar pasangan calon yang bertarung di Pilkada Bolsel bisa taat pada PKPU.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
KPU Bolsel Minta Paslon Taati PKPU. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Komisioner KPU Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) divisi teknis Fijey Bumulo,

meminta agar pasangan calon yang bertarung di Pilkada Bolsel bisa taat pada PKPU.

Ketika ditemui awak media, Rabu (30/09/2020) di kantornya, Fijey mengaku jika

Pilkada kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA :

 Debat Capres AS Panas, Joe Biden Sebut Donald Trump Badut dan Anak Anjing Vladirmir Putin

 Cerita Burhan Kapak Bantai Anggota PKI dengan Sadis Usai G30S: Lebih Baik Membunuh Daripada Dibunuh

 Kisah Jenderal Ahmad Yani Marah PKI yang Bunuh TNI Sebelum G30S 1965: Gawat, Asah Pisau Komandomu

TONTON JUGA :

Hal Ini setelah terbitnya PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan

Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota serta Wakil

Wali Kota, Serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam PKPU ini mengatur tentang mekanisme kampanye dalam keadaan Covid-19.

“Kampanye hanya bisa dilakukan dalam gedung dan ruangan maksimalnya 50 orang

yang hadir tidak boleh lebih," ucapnya.

Selain itu, kampanye terbuka juga dilarang.

Seperti konser, jalan sehat, perlombaan dan rapat umum.

Sanksi bagi peserta pilkada yang melanggar aturan kampanye, yakni peringatan

tertulis kepada pihak berangkutan, lalu penghentian dan pembubaran di

tempat terjadinya pelanggaran.

"Dan terakhir sanksinya diskorsing kampanye selama tiga hari," tegasnya.

Disisi lain, Jay meminta agar peserta pilkada bisa memahami aturan yang berlaku.

Ini dilakukan, demi menghindari kerumunan dan penularan Covid-19.

“Untuk itu, kampanye efektif juga bisa menggunakan media Online dan

Cetak, serta pengeras suara," tukasnya.

(Tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

BERITA PILIHAN EDITOR :

 Kecelakaan Maut, Dua Pelajar Tewas Mengenaskan, Bawa Motor dengan Cepat hingga Menabrak Truk Tangki

 Kisah Anggota PKI Tak Mempan Peluru ABRI, Tewas Setelah Jawaban Satu Kata, Diduga Kebal Terbuka

 Ramalan Soeharto Nasib Indonesia Tahun 2020 Tidak Meleset, Pak Harto: Orang Tidak Bisa Bekerja

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved