G30S PKI

Cerita Soeharto Geram Todongkan Senjata ke Jenderal TNI Karena Masalah G30S PKI: Ta' Slentik Kowe!

Cerita itu terjadi saat Soeharto belum menjadi Presiden Republik Indonesia. Soeharto nyaris tembakkan revolver ke kepala seorang jenderal TNI.

Editor: Frandi Piring
Kolase foto: via Kompas.com/via Tribunnews
Kisah Soeharto marah dan todognkan pistol Brigadir Jenderal TNI (Purn) Herman Sarens Soediro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah kisah kala Soeharto marah kepada bawahannya untuk pergi bersama menanggulangi masalah G30S PKI 1965.

Soeharto sampai menodongkan pistol kepada salah satu perwira jenderal TNI AD saat itu.

Pak Harto geram kemudian tiba-tiba arahkan revolver ke muka jenderal TNI itu dan nyaris menembaknya.

Kejadiannya bermula dari penangkapan orang-orang PKI usai melakukan pemberontakan.

Kisah itu saat Soeharto masih bertugas sebagai prajurit TNI.

Cerita itu terjadi saat Soeharto belum menjadi Presiden Republik Indonesia.

Yakni ketika Soeharto masih menjabat Pangkostrad.

Dikutip dari Tribun Jatim, sang jenderal TNI nyaris ditembak dengan revolver oleh Soeharto.

Alasannya karena dianggap 'melangkahinya'.

Dilansir dari manuskrip otobiografi berjudul 'Cerita Seorang Tentara: Cuplikan Riwayat Kehidupan Herman Sarens Sudiro',

perwira TNI yang pernah nyaris ditembak Pak Harto itu adalah Brigadir Jenderal TNI (Purn) Herman Sarens Soediro.

Soeharto saat itu sudah sangat marah dan menodongkan senjata api revolver ke kepala Jenderal TNI (Purn) Herman Sarens Soediro yang kala itu jadi bawahannya.

Ceritanya berawal pada 2 Oktober 1965 pukul 09.00 pagi, ketika Herman sedang mandi di rumahnya di Jalan Daksa Kebayoran Baru.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved