Sulawesi Utara
BKIPM Permudah Pengurusan Ekspor, 2 UPI Baru Langsung Bisa Kirim ke Jepang
Sebanyak delapan eksportir yang berasal dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) ikut andil dalam kegiatan ekspor perdana ini.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil
Perikanan – KKP melalui Balai KIPM Manado bersama Kantor Bea dan Cukai Manado,
belum lama ini sukses mengadakan launching perdana penerbangan direct call
Manado - Jepang, dengan menggunakan Maskapai Garuda Indonesia.
BERITA PILIHAN EDITOR :
• Ingat Pasangan PNS yang Ditemukan Pingsan Dalam Mobil? 5 Bulan Berlalu, Nasib Keduanya Kini Berbeda
• Nunung Nangis-nangis Dibawa ke Rumah Sakit Dirawat, Syok Dinyatakan Covid-19 Setelah Hasil Swab
• Kecelakaan Maut Pkl 09.00 Wita, Kadek Tabrak Rajin hingga Tewas, Tak Sadar Ada Orang di Depannya
TONTON JUGA :
Sebanyak delapan eksportir yang berasal dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) ikut
andil dalam kegiatan ekspor perdana ini.
Dua UPI diantaranya merupakan UPI Baru yang dalam proses ekspornya
mendapatkan asistensi langsung oleh petugas BKIPM Manado dalam
Penginputan permohonan Pemeriksaan Kesehatan (PPK) Online dan
pengaktifan NIK dan Modul PEB oleh Bea Cukai manado.
Kepala Badan BKIPM-KKP melalui Kapus PM BKIPM Widodo Sumiyanto,
dalam sambutannya mengatakan dengan adanya Direct Call ekspor
Manado-Japan tentunya menjadi berita gembira bagi kita semua.
Khususnya bagi pelaku usaha perikanan Sulawesi Utara.
Oleh karena itu, BKIPM mendukung penuh program tersebut dan
mengintruksikan untuk melakukan percepatan layanan dan jemput
bola serta Layanan Sertifikasi 24 Jam.
Salah satu wujud totalitas BKIPM dalam mendukung kelancaran dan
percepatan ekspor komoditi perikanan Sulut, Sertifikasi HACCP memiliki
janji layanan maksimal 10 hari namun kami selalu berupaya untuk
mempercepat proses sertifikasi.
"Untuk UPI baru UD. Berkah hanya memerlukan waktu 5 (lima) hari
sudah terbit sertifikat HACCP, karna sertifikat HACCP ini adalah syarat
mutlak yg harus dipenuhi oleh UPI utk dapat melakukan ekspor," ujarnya
sesuai rilis yang diterima Tribun Manado, Kamis (24/09/2020).
Di sela-sela acara launching ekspor perdana penerbangan direct call
Manado-Jepang ini, juga dilakukan penyerahan 8 (delapan) Health
Certificate (HC) Ekspor oleh Gubernur Sulut kepada Eksportir UPI
dengan total volume 5.994 kilogram produk perikanan yang akan dikirim ke Jepang.
Selain Sertifikat HC Ekspor, Olly Dondokambey juga menyerahkan
Sertifikat HACCP kepada 2 (dua) Pelaku usaha UPI baru yang ada
di Kota Manado dan Kota Bitung.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKIPM Manado M. Hatta
Arisandi menjelaskan bahwa Direct Call Ekspor Manado-Japan
terwujud oleh sinergi yang sangat baik antar instansi.
Yakni BKIPM Manado, Bea Cukai Manado, Dinas Kelautan dan
Perikanan Sulut, Garuda Indonesia, serta para pelaku usaha
perikanan Sulawesi Utara.
"Direct Call ini bisa terwujud atas dukungan yang luar biasa
dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey," ujar Arisandi.
Ia berharap Direct Call ini bisa meningkatkan produksi dan
nilai ekspor komoditi perikanan Sulut.
"Selain itu akan merangsang pula tumbuhnya usaha-usaha baru
dan bertambahnya jenis komoditi perikanan yang dapat diekspor ke Jepang," tandasnya.
(Tribunmanado.co.id/Nielton Durado)
BERITA TERPOPULER :
• Ramalan Zodiak Besok Jumat 25 September 2020, Ada Zodiak yang Dapat Masalah, Apakah Zodiak Anda?
• Kisah Cinta Memilukan, Harta Nenek 68 Tahun Dikuras Suaminya Berusia 30 Tahun, Belum Lama Menikah
• Perampok Ditabrak Sopir Truk karena Ambil Ponselnya, Ternyata 1 Pelaku Seorang PNS
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bkipm-permudah-pengurusan-ekspor-2-upi-baru-langsung-bisa-kirim-ke-jepang.jpg)