Bangkai Kapal Selam USS Grenadier Ditemukan, Karam Sejak 77 Tahun Silam
Sebuah kapal selam ditemukan di perairan Selat Malaka. Kapal tersebut diketahui ditenggelamkan sekitar 77 tahun silam.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah kapal selam ditemukan di perairan Selat Malaka.
Lokasi penemuan kapal tersebut sekitar 144 kilometer dari Selatan Phuket, Thailand.
Kapal tersebut diketahui ditenggelamkan sekitar 77 tahun silam.
• Putri Titi DJ Mengaku Tak Bercita-cita Jadi Penyanyi, Stephanie Poetri Ungkap Keinginan Dirinya
• Dilanda Banjir Bandang, Sejumlah Orang dan Kendaraan Hanyut Terseret Arus
Kapal selam peninggalan perang dunia II tersebut ditemukan oleh empat orang penyelam.
Saat ini, kondisi kapal karam tersebut dipenuhi dengan kehidupan bawah laut.
Kapal yang diyakini sebagai USS Grenadier itu ditemukan pada Oktober 2019 oleh penyelam Jean Luc Rivoire, Lance Horowitz, Benoit Laborie, dan Ben Reymenants.
Dilansir dari The Straits Times, Senin (21/9/2020), tim penyelam baru mengumumkannya bulan ini.
Horowitz mengatakan selama enam bulan setelah ditemukan, mereka menyelesaikan enam penyelaman untuk mempelajari dan mengidentifikasi kapal selam.
Dia menambahkan, setelah mengukur bagian-bagian kapal selam dan membandingkannya dengan gambar teknis dari Administrasi Arsip dan Catatan Nasional AS, mereka merasa bahwa itu adalah USS Grenadier.
"Itu sebaik yang kami harapkan, sungguh. Itu adalah perasaan yang sangat kuat. Itu luar biasa,” kata Horowitz.
Ekspedisi itu sendiri menelan biaya senilai 110.000 dollar AS (Rp 1,6 miliar).
Grenadier memiliki panjang lebih dari 91 meter dengan berat 1.475 ton menurut Naval History and Heritage Command.
Kapal selam itu ditemukan di kedalaman lebih dari 79 meter di bawah air, kata tim penyelam dalam sebuah pernyataan.
Robert Palmer, seorang pelaut yang berada di atas kapal USS Grenadier, menulis dalam sebuah buku berjudul The Silent Service In World War II bahwa pada pagi hari 22 April 1943, awak kapal menembaki sebuah pesawat Jepang, yang menjatuhkan bom di dekatnya.
Palmer menulis seluruh awak kapal yang berjumlah 76 orang selamat.
Namun mereka ditangkap oleh kapal dagang bersenjata dari Jepang dan disiksa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pembelian-kapal-selam-dari-china-dibatalkan.jpg)