Subsidi Gaji Pekerja
Ada Jutaan Pekerja yang Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600.000, Ternyata Dana Mengalir Kembali ke Sini
Total 1,7 juta data yang tidak bisa diteruskan. BLT Rp 600.000 tidak bisa diterima oleh para pekerja atau karyawan. Ini penyebabnya
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dilaporkan ada jutaan pekerja atau karyawan perusahaan yang belum menerima subsidi gaji / Bantuan Langsung Tunai ( BLT) BPJS Ketenagakerjaan.
Diketahui, syaratnya, subsidi gaji dipersiapkan dengan senilai 1,2 Juta tahap pertama dari total 2,4 Juta
untuk satu karyawan setiap perusahaan yang memiliki gaji di bawah 5 Juta per bulan.
Namun, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com,
ada jutaan pekerja yang dilaporkan batal menerima subsidi gaji RRp 600.000.
Melansir Kompas.com, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek), Agus Susanto mengatakan, dari 14,7 juta data calon penerima subsidi gaji Rp 600.000
atau bantuan subsidi upah (BSU) yang sudah diterima, sejauh ini terdapat 1,2 juta data yang harus dikembalikan untuk diperbaiki perusahaan.
Hal tersebut berdasarkan hasil validasi yang didapat BPJS Ketenagakerjaan setelah melakukan validasi tiga lapis terhadap data-data
yang masuk sebelum diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),
yang akan memeriksa lagi kelengkapannya sebelum pencairan BLT ke calon penerima subsidi gaji karyawan dengan total Rp 2,4 juta itu.
"Ada 1,7 juta yang tidak bisa diteruskan karena tidak sesuai kriteria, kemudian ada 1,2 juta yang masih kita proses ulang,
kita kembalikan ke perusahaan untuk diperbaiki dan kami sedang menunggu proses perbaikan ini," ujar Agus dilansir dari Antara, Jumat (18/9/2020).
Total 1,7 juta data yang tidak bisa diteruskan itu dianggap tidak valid karena tidak sesuai dengan beberapa kriteria bagi penerima bantuan Rp 600.000 yang ditetapkan Kemnaker.