Update Virus Corona Kotamobagu

Warga Kedapatan Tak Gunakan Masker Dapat Sanksi Tidur di Keranda Jenazah

Beberapa warga Kota Kotamobagu terpaksa harus menjalani hukuman tidur di dalam keranda jenazah lantaran tak pakai masker

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Alpen Martinus
Beberapa warga Kota Kotamobagu terpaksa harus menjalani hukuman tidur di dalam keranda jenazah karena tak pakai masker 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Beberapa warga Kota Kotamobagu terpaksa harus menjalani hukuman tidur di dalam keranda jenazah, lantaran kedapatan tidak menggunakan masker, saat dilakukan operasi yustisi dalam rangka pencegahan Covid 19 di Kota Kotamobagu, Senin(14/9/2020).

Operasi tersebut dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemkot Kota Kotamobagu, serta Dipenda Sulut.

Mereka dikumpulkan dan diarahkan oleh AKP Novita Citra Kasat Lantas Polres Kotamobagu. Nampak juga pimpinan beberapa instansi yang ikut.

Seperti biasa, mereka kemudian jalan ke pusat Kota Kotamobagu, kemudian disisir masuk ke dalam pasar.

Kadisdikpora Minsel Minta Tenaga Pengajar Tetap Laksanakan Program Kunjung Guru

Polres Boltim Gencar Lakukan Pencegahan Covid-19 dengan Bagikan Masker di 7 Kecamatan

Garuda Indonesia Buka Penerbangan Kargo Manado - Tokyo, Jadi Hadiah HUT ke-56 Sulut

Mereka juga membawa beberapa imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker.

Nah, saat operasi tersebut didapati warga yang tidak menggunakan masker, kemudian dibawa ke mobil dokpol milik Polres Kota Kotamobagu.

Kemudian warga diminta masuk dan berbaring sebentar didalam keranda jenazah yang sudah disiapkan di dalam mobil tersebut.

Hanya beberapa saat saja, kemudian warga yang tidak menggunakan masker, dikeluarkan lagi dan diminta untuk menggunakan masker.

PKB Minut Bergejolak, Akar Rumput Siap Menangkan JG-KWL

Sahaya Mokoginta Kasat Pol PP Kota Kotamobagu, tindakan menghukum warga yang tidak menggunakan masker tidur dalam keranda jenazah, untuk memberikan efek jera.

"Kami kan sudah beberapa kali operasi seperti ini, tapi masih saja kami dapati, ada warga yang tidak menaati protokol kesehatan, makanya sebagai bentuk ketegasan, kami beri sanksi seperti itu," jelasnya.

Sahaya juga mengatakan, sebelumnya saat didapati warga tak gunakan masker, masih diberi hukukum push up, olahraga. Nah sekarang sanksi berbeda, agar warga patuh.

Ia mengatakan, jika warga tidak ingin diperlakukan seperti itu, maka diminta untuk mematuhi protokol kesehatan, khususnya menggunakan masker.

"Jangan nanti diberi sanksi seperti itu malah protes, padahal sudah diperingatkan. Ini semua untuk kepentingan masyarakat, agar kita semua bisa menekan penyebaran Covid 19," jelasnya.

TNI, Polri Bersama Satpol PP Tertibkan Masyarakat Tidak Pakai Masker

Hal tersebut juga dilakukan merupakan tindak lanjut instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020, tentang peningkatan sosial dan penegakkan hukum protokoler kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19. Serta instruksi Mendagri nomor 4 tahun 2020 yang mengatur agar Pemerintah Daerah membuat peraturan daerah soal sanksi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved