Cerita Alkitab

Kisah Yusuf Digoda Istri Potifar, Rayuan Tidur Bersama Ditolak Demi Tidak Berbuat Dosa

Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.

Editor: Rhendi Umar
Istimewa.
Kisah Yusuf Digoda Istri Potifar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yusuf adalah putra pertama Yakub dari istrinya, Rahel. 

Israel atau Yakub lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Ketika berusia 17 tahun, Yusuf disuruh Yakub mencari saudara-saudaranya yang menggembalakan domba di kota lain.

Ketika itulah Yusuf ditangkap oleh saudara-saudaranya dan hendak dibunuh.

Ruben, kakak sulung, mencegah, sehingga mereka akhirnya hanya membuang Yusuf ke dalam sumur kering. Ruben berniat diam-diam ingin melepaskan Yusuf.

Sewaktu Ruben tidak berada di dekat sana, atas usulan Yehuda saudara-saudara yang lain menjual Yusuf kepada pedagang Midian dan Ismael yang lewat di situ dalam perjalanan ke Mesir.

Di Mesir, Yusuf dijual menjadi budak pegawai istana, Potifar.

Kisah Yusuf Digoda Istri Potifar, Rayuan Tidur Bersama Ditolak Demi Tidak Berbuat Dosa
Kisah Yusuf Digoda Istri Potifar, Rayuan Tidur Bersama Ditolak Demi Tidak Berbuat Dosa (Istimewa.)

Di sana dia bekerja sangat baik, sehingga dipercayai penuh oleh majikannya. Namun, karena Yusuf tidak mau menerima rayuan istri Potifar untuk tidur bersamanya, istri Potifar memfitnah Yusuf hendak menganiayanya. Akibatnya Yusuf dimasukkan ke dalam penjara.

Yusuf dibawa ke Mesir pada usia 17 tahun dan tinggal di rumah Potifar, tuannya, orang Mesir itu.

Tertulis dalam Alkitab bahwa "Yusuf disertai TUHAN dan TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya", maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan kepada Yusuf diberikan kuasa atas rumah Potifar dan segala miliknya.

Sejak Potifar memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.

"Segala miliknya (Potifar) diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri.

Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.

Selang beberapa waktu isteri Potifar memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu:

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved