Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Indonesia Lawyer Club

Serunya di ILC, Hasril Chaniago Bahas Sejarah hingga Sosok Kakek Arteria Dahlan, Singgung soal PKI

Serunya pembahasan Hasril Chaniago soal sejarah Soekarno. Singgung soal PKI hingga sosok kakek Arteria Dahlan.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
TWITTER @HasrilChaniago
Hasril Chaniago 

ILC TV One tadi malam menghadirkan sejumlah pihak yang kontra dengan pernyataan Puan Maharani serta dari kubu PDIP.

Mereka yang hadir di antaranya adalah Hasril Chaniago dan politikus PDIP Arteria Dahlan.

Di ILC TV One, Hasril Chaniago melontarkan pernyataan mengejutkan terkait dengan latar belakang keluarga Arteria Dahlan sekaligus anggota DPR RI periode saat ini.

"Arteria Dahlan itu mamanya itu Bachtaruddin, nama kakeknya itu. Bachtaruddin itu pendiri PKI Sumatera Barat dan anggota konstituante setalah Pemilu 1955," kata Hasril Chaniago mengungkapkan.

Karena perkataannya itu, sosok Hasril Chaniago pun jadi perbincangan hangat di media Twitter.

Siapa sebenarnya Hasril Chaniago yang mengungkap latar belakang keluarga Arteria Dahlan?

Disalin dari laman Wikipedia.org, Hasril Chaniago (58) adalah seorang wartawan dan penulis yang aktif menulis biografi para tokoh Indonesia.

Ia pernah menjadi wartawan Harian Singgalang dan pimpinan redaksi Harian Mimbar Minang di Sumatra Barat.

Hasril Chaniago lahir di Nagari Koto Tangah Simalanggang pada 20 Januari 1962.

Setelah tamat dari STM Negeri Bukittinggi sebagai juara umum pada tahun 1982, ia mendapatkan tiket mahasiswa undangan untuk kuliah di FKT IKIP Padang.

Namun, kesempatan itu tidak diambilnya karena kecewa dengan kebijakan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef yang waktu itu melarang tamatan STM melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri kecuali untuk pendidikan keguruan, sehingga ia mengurungkan niatnya untuk menjadi insinyur dan kuliah di Institut Teknologi Bandung ( ITB ).

Berbekal pengalaman sebagai pengasuh majalah sekolah Gesit, ia memilih terjun langsung ke dunia jurnalistik dan tulis-menulis.

Selama bekerja di Harian Singgalang, ia sempat mengikuti beberapa pendidikan jurnalistik di berbagai tempat, seperti di Universitas Andalas, Padang (1983), Medan (1986), dan Arlington, Virginia, sembari menjadi visiting editor di surat kabar Tallahassee Democrat, Florida, Amerika Serikat pada tahun 1998.

Sambil menjadi wartawan dan penulis, ia pernah menjadi Konsultan Pengembangan Media Haluan Media Group dan Ketua Dewan Redaksi Harian Haluan (2010–2012).

Selain itu, ia pernah menjadi Redaktur Eksekutif Harian Singgalang (1986–1998), kontributor dan redaktur tamu Majalah Ekonomi Prospek Jakarta, Pemimpin Redaksi Mimbar Minang (1999–2005), koresponden majalah Milenia Muslim (Malaysia) untuk Indonesia (2007–2008), dan Board of Editorial Majalah Indonesian Leaders Jakarta (2015–2016).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved