Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pegadaian

Momen Emas Pegadaian, Donna Agnesia Pilih Investasi Emas, ini Alasannya 

Donna Agnesia mengungkapkan, perencanaan keuangan begitu penting di tengah pandemi. Kondisi ekonomi yang lagi tak menentu mempengaruhi pendapatan.

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Entertainer, Donna Agnesia menjadi narasumber Webinar Momen Emas bersama Pegadaian Kanwil V Manado, Rabu (09/09/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memiliki perencanaan keuangan (financial planning) menjadi sangat penting ketika kita diperhadapkan pada hal darurat.

Sakit, kena musibah, bencana alam hingga hal yang tak diinginkan lainnya. Termasuk, ketika kita menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.

Artis Donna Agnesia mengungkapkan, perencanaan keuangan begitu penting di tengah pandemi. Kondisi ekonomi yang lagi tak menentu mempengaruhi pendapatan.

"Jika kita punya dana darurat yang direncanakan jauh sebelumnya, kita masih aman," kata Donna saat jadi panelis dalam Webinar Momen Emas bersama Pegadaian Kanwil V Manado, Rabu (09/09/2020).

Donna bilang, perencanaan keuangan yang berwujud adanya investasi bisa jadi solusi ketika pendapatan berkurang.

Donna bilang, investasi adalah komitmen. Investasi itu menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk kebutuhan masa depan.

"Jadi ketika memutuskan akan menabung atau investasi, ada alokasi khusus. Pendapatan disisihkan, bukan sisa dari pengeluaran," jelasnya. Katanya, hal paling penting jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pendapatan.

Donna yang memulai karir sebagai presenter siaran olahraga ini mengatakan perencanaan keuangan adalah cara untuk mencapai tujuan hidup.

"Perencanaan keuangan, investasi, tabungan itu untuk kebutuhan masa depan. Mencapai tujuan-tujuan hidup, biaya kuliah anak, biaya pensiun dan lain-lain," katanya.

Istri Darius Sinathrya ibu bilang, minimal 10 persen dari pendapatan bulanan wajib dialokasikan untuk investasi. "Instrumen investasi itu bisa bermacam-macam," katanya.

Nah, dari sekian banyak pilihan instrumen investasi, Donna memilih investasi emas.

Sejak tahun 2009 ia membeli logam mulia. Waktu itu harga emas masih Rp 300 ribuan per gram. "Sekarang sudah Rp 1 jutaan," katanya. Beberapa tahun terakhir, Donna juga menambah portofolio investasi dengan Tabungan Emas.

Ia memilih emas karena risikonya relatif sangat kecil. Emas sangat likuid dan bebas dari ancaman inflasi. "Nilainya terus bertambah," kata Donna. Pula, emas adalah instrumen investasi yang melindungi nilai kekayaan.

Apalagi, kata Donna, saat ini investasi emas semakin mudah dengan adanya layanan Pegadaian Digital Service (PDS). Dengan adanya PDS, nasabah bisa mengatur semua kegiatan investasi emas.

"Dengan PDS sangat aman. Tabungan Emas kita punya secara digital. Barangnya memang tidak kita pegang tapi nilainya kita punya," katanya.

Kapan saja investor butuh dana, Tabungan Emas bisa digadaikan atau dijual. "Emas sangat likuid," jelasnya.

Donna pun tak sungkan berbagi tips dalam berinvestasi. Katanya jangan tergiur meraih keuntungan dalam waktu singkat.

Pastikan selalu menyisihkan dana untuk tabungan, investasi atau dana darurat di masa sulit. Lalu, berinvestasi sesuai dengan karakteristik.

"Kenali risikonya. Kalau kita konvensional, jangan pilih instrumen yang berisiko tinggi," katanya. (ndo)

BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 10 September 2020: Waspada Hujan, Petir & Angin Kencang

Hari Ketiga Ikut Serangkaian Tes Kesehatan, Paslon SSM-Oppo Tak Temui Kendala

Jakob Oetama, Sosok Sederhana yang Mengutamakan Kejujuran, Integritas, Rasa Syukur, dan Humanisme

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved