Bantuan Sosial Tunai
Bersama PT Pos Kotamobagu, Dinsos Boltim Selesai Salurkan BST Tahap 4 dan 5
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah selesai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah selesai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 4 dan 5 dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI).
Kepala Dinsos Boltim Slamet Umbola melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Boltim Nikma Mokoagow mengatakan, penyaluran BST Kemensos tahap 4 dan 5 dilakukan oleh PT Pos Kotamobagu dan didampingi pihak Dinsos telah selesai disalurkan.
"Adapun kecamatan yang terakhir penyaluran yaitu, Modayag Modayag Barat dan Mooat," ucapnya.
Lanjutnya, penerima BST Kemensos tahap 4 dan 5 yang melalui PT Pos Kotamobagu berjumlah 4.151 penerima manfaat.
• Wanita Cantik Ini Yakin Pemerintah Tak Lepas Tangan Terkait Sampah di Manado
• Pelatihan Dasar Lanjutan CPNS 2018 Kotamobagu Dimulai
• DAW Sukses Jual 26 Ribu Unit Motor Honda di Sulutgomalut, Tipe Matik Paling Laris
"Masih ada 200 lagi itu yang melalui perbankan, dan belum mulai disalurkan karena informasi terakhir masih menunggu dana dari Kemensos, jadi total semua 4.351 penerima manfaat sudah termasuk PT Pos Kotamobagu dan yang melalui perbankan," jelasnya.
Ia menjelaskan, BST tahap 4 dan 5 yang diterima masyarakat senilai Rp 600 ribu.
"Masing-masing tahap itu Rp 300 ribu, tapi didalurkan satu kali, yaitu tahap 4 dan 5, jadi masyarakat menerima BST total nilainya Rp 600 ribu," ucapnya.
Ia menambahkan, adapun penerima BST lanjutan berkurang dari penerima BST sebelumnya, di mana sebelumnya 4.462 kini menjadi 4.351.
• Tren Penjualan Sepeda Motor Honda di Sulut Membaik Seiring New Normal
• Tren Penjualan Sepeda Motor Honda di Sulut Membaik Seiring New Normal
"Alasannya ada yang masuk dalam perluasan PKH dan BPNT. Begitu pula enerima tahap 6 dan 7 juga akan berkurang dan akan masuk dalam perluasan PKH dan BPNT. Yang masuk perluasan tersebut sikitar 900 penerima manfaat," ucapnya.
Ia menegaskan, penerima manfaat yang masuk perluasan PKH dan BPNT tidak ada paksaan.
"Dari pihal Dinsos menawarkan kepada masyarakat siapa yang ingin masul menjadi penerima PKH dan BPNT tapi tidak lagi menerima BST.
Alasannya PKH dan BPNT adalah bantuan berjangka panjang dan berskala nasional, sedangkan BST bantuan Covid-19 yang apabila selesai pandemi akan selesai pula bantuan tersebut," jelasnya.
• Ini 5 Figur Calon Penghuni Gedung Cengkih, Politisi Senior, Anak Muda hingga Pengusaha Tambang
Sementara itu, Kepala Dinsos Boltim Slamet Umbola berharap, BST tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik mungkin.
"Karena ini bantuan khusus masyarakat terdampak Covid-19, jadi saya harap bisa diperbelikan untuk keperluan yang memang benar-benar dibutubkan," ucapnya.
Ia menjelaskan, bantuan BST lanjutan akan diberikan hingga Desember 2020. (ana)
• PERINTAH Kapolri Idham Azis untuk Kapolda & Kapolres se Indonesia, Pilkada Aman dari Covid 19
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/nikma-mokoagouw.jpg)