Pandemi Virus Corona

China Mengklaim Telah Berhasil Melewati Cobaan Virus Corona yang Luar Biasa dan Bersejarah

Xi mengatakannya dalam upacara penganugerahan pengharagaan kepada tim medis yang diiringi dengan seruan terompet dan tepuk tangan meriah.

Editor: Rizali Posumah
KOLASE TRIBUNMANADO/Foto: Istimewa
Xi Jinping, adalah putra Veteran Komunis yang Dikenal Keras Terhadap Korupsi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - China mengklaim berhasil melewati  "cobaan virus corona yang luar biasa dan bersejarah."

Pernyataan tersebut diutarakan Presiden China Xi Jinping dalam upacara penganugerahan pengharagaan kepada tim medis yang diiringi dengan seruan terompet dan tepuk tangan meriah.

Pemerintahan Xi mengklaim sudah berhasil menangani Covid-19, di mana krisis kesehatan itu jadi bukti ketangkasan dan kepemimpinan partai Komunis.

Klaim itu dibuktikan dengan pemberian medali kepada "empat pahlawan" dari tenaga medis, di depan ratusan delegasi yang mengenakan masker dan pin bunga besar.

"Kita telah melewati cobaan yang luar biasa dan bersejarah," kata Xi Jinping seraya memuji "perjuangan heroik" China melawan virus corona.

Presiden China berusia 67 tahun itu mengklaim, mereka adalah yang pertama menang melawan Covid-19 maupun dalam pemulihan ekonomi.

"Negeri Panda" sempat menjadi sorotan dunia pada awal 2020 atas penanganan mereka terhadap virus yang kini menginfeksi 27 juta orang di muka Bumi ini.

Dua negara Barat, Amerika Serikat (AS) dan Australia, menuding Beijing sengaja menyembunyikan asal dan seberapa parah virus itu.

Dilansir AFP Selasa (8/9/2020), pengharagaan di Aula Agung Rakyat itu dibuka dengan mengheningkan cipta bagi korban meninggal virus.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemnberian medali kepada empat orang tenaga kesehatan, salah satunya adalah Zhong Nangshan.

Dokter berusia 83 tahun itu dipandang sebagai wajah China dalam upaya mereka menangani virus bernama resmi SARS-Cov-2 tersebut.

"Kami akan segera bergandengan tangan dengan pekerja medis di seluruh dunia untuk melacak dari mana asal virus ini," papar Zhong.

Selain Zhong, mereka yang menerima anugerah tertinggi itu adalah pakar biokimia Chen Wei, kepala rumah sakit di Wuhan, dan pakar pengobatan tradisional berusia 72 tahun.

Namun, acara tersebut sama sekali tak mengomentari Li Wenliang, dokter yang pertama kali mengungkapkan wabah itu ke hadapan publik.

Aksinya sempat berbuah ancaman dari polisi karena dia dianggap meresahkan publik. Pada akhirnya, dia meninggal karena wabah itu pada 7 Februari.

Berdasarkan jumlah resmi yang dipaparkan, terdapat 4.634 kematian karena virus corona, sejak wabah itu terdeteksi di Wuhan pada Desember 2019.

Pemerintah "Negeri Panda" selalu mengklaim bahwa mereka bisa menekan angka penyebarannya melalui lockdown dan larangan bepergian yang ketat.

Adapun mereka selalu bersikukuh bahwa SARS-Cov-2 yang saat ini telah membunuh hampir 900.000 orang di seluruh dunia itu masih belum diketahui asal usulnya.

Maurits Mantiri - Hengky Honandar Minta Maaf, Ini Penyebabnya

Heboh Video Harimau Kurus di Kebun Binatang, Pengelola Bantah dan Beri Penjelasan

Akibat Pandemi Covid-19, Indonesia Akan Alami Kelangkaan Bahan Baku Obat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Xi Jinping: China Telah Lewati Cobaan Virus Corona yang Luar Biasa"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved