Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Seleb

Dulu Penyanyi Terkenal, Pinkan Mambo Harus Jualan Pisang Goreng Gara-gara Utang: Aku Hanya Menangis

Sambil berurai air mata, pingkan curhat bahwa dirinya pernah merasakan terlilit utang dan menjual pisang goreng demi menyambung hidup.

Editor: Rhendi Umar
Youtube Cumicumi
Pinkan Mambo ceritakan kisah pilunya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kehidupan Pinkan Mambo berubah sejak dirinya hengkang dari Duo Ratu bersama Maia Estianty.

Diketahui kariernya mulai meredup, hingga kini Pinkan muncul dengan kisah pilu lantaran kesulitan ekonomi. 

Sambil berurai air mata, wanita 39 tahun ini curhat bahwa dirinya pernah merasakan terlilit utang dan menjual pisang goreng demi menyambung hidup.

Pengakuan mengejutkan lagi, pemilik nama Pinkan Ratnasari Mambo ini mengungkap jika ia pernah mengalami penyiksaan oleh debt collector. 

Hal itu diungkapkan Pinkan Mambo, lewat kanal YouTube Cumicumi 'Pengakuan Mengejutkan Pingkan Mambo Mengaku Dihujat dan Disiksa Hingga Berurai Air Mata'. 

Pinkan Mambo rela jualan pisang gorng demi bayar utang
Pinkan Mambo rela jualan pisang gorng demi bayar utang (YouTube Cumicumi)

Penyanyi yang sempat berada di puncak karier pada tahun 2006 silam berkat lagu Kasmaran ini mengabarkan jika harus jualan pisang goreng. 

"Dulu juga aku nggak tahu, kalau (jual) pisang goreng aku. Aku hanya menangis, tapi aku tetap percaya aku kayak Cinderella aku percaya kalau suatu hari nanti Tuhan pasti angkat lagi hidup aku," ungkap Pinkan Mambo. 

Selain untuk menghidupi kelima anaknya, hasil jualan dari pisang goreng itu juga ia gunakan untuk membayar hutangnya. 

"Demi melunasi utang aku, demi aku menafkahi lima orang anak aku, aku mesti jalan naik motor pinjeman, terus ke warung-warung.

Seorang Pinkan Mambo naik motor aku jualan pisang, satu pisang Rp 2.000 sampai Rp 3.000 untungnya tuh Rp 500.

Aku nggak punya modal, aku bilang sama Tuhan 'Tuhan andai aku punya uang Rp 100 ribu, aku bisa jual pisang lebih banyak lagi'.

Tapi nggak punya modalnya. Aku buat pisang aja, tiba-tiba tetangga aku dari sebelah kasih aku terigu," sambungnya. 

Bahkan, Pinkan Mambo sendiri harus menerima hujatan dari banyak orang.

"Sakitnya tuh di sini, terus belum lagi dihujat kadang-kadang khalayak umum dikata-katain.

Sejak Pinkan ke Amerika terus pulang ke sini jadi miskin, jadi ini jadi itu. Iya aku denger," terangnya. 

Pinkan Mambo
Pinkan Mambo (Internet)
Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved