BI Bebaskan Biaya QRIS bagi UMKM, Dorong Digitalisasi Pasar

Untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai guna menjaga keberlangsungan perputaran roda perekonomian Sulut.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
Istimewa
Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Memperhatikan perkembangan inflasi beberapa waktu terakhir, TPID Sulut dan kabupaten kota akan tetap mewaspadai dan memberi perhatian terhadap pergerakan inflasi di tengah mulainya aktivitas ekonomi pada periode pandemi Covid-19.

Penerapan pola pemanfaatan teknologi untuk menjaga dan mendukung aktivitas perekonomian, melalui belanja online terus ditempuh yang diharapkan dapat menjaga volume permintaan masyarakat terhadap komoditas strategis yang pada akhirnya memberikan insentif pada petani untuk terus berproduksi atau bahkan meningkatkan produksi ditengah pandemi Covid-19.

Kebijakan BI yang telah membebaskan biaya QRIS menjadi 0 persen bagi UMKM menjadi salah satu insentif yang perlu dimanfaatkan untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai guna menjaga keberlangsungan perputaran roda perekonomian Sulut.

Selanjutnya, BI juga memandang upaya bersama serta sinergi seluruh dinas dan kementerian/lembaga terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis perlu dilakukan guna mengendalikan inflasi.

Ketersediaan pasokan dan manajemen ketersediaan stok pangan secara regional Sulampua perlu didorong untuk meningkatkan efektivitas langkah-langkah pengendalian di tingkat provinsi, mengingat adanya ketergantungan suplai antar provinsi.

"Salah satu langkah strategis yang potensial adalah dengan membangun Kerjasama Antar Daerah (KAD), yang diharapkan akan menciptakan mekanisme perdagangan yang lebih efisien terutama dalam hal distribusi," kata Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat, Kamis (3/9/2020).

Selain itu, BI Sulut bersama TPID secara intensif memonitor perkembangan terkini pengendalian wabah Covid-19 berikut perkembangan permintaan kebutuhan dan pergerakan harga pangan

Ini sejalan dengan telah bergulirnya sejumlah program stimulus ekonomi dan implementasi perluasan jaring pengaman sosial, serta pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat oleh pemerintah. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved