DPRD Minut
Didepak Dari Banggar, Antili Sebut Nasdem Belum Dewasa Dalam Berpolitik
Sentimen dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara. Mulai masuk ke dalam ruangan DPRD
Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Sentimen dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara, mulai masuk ke dalam ruangan DPRD. Pasalnya anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sarhan Antili yang tergabung dalam Fraksi Nasdem, didepak oleh Fraksinya sendiri sebagai salah satu anggota badan anggaran.
Sarhan Antili saat diwawancarai, Selasa (1/9/2020) menjelaskan dirinya didepak dari Banggar, karena sentimen politik. "Karena tidak ada apa-apa, tiba-tiba saya langsung didepak, bahkan tak melalui mekanisme rapat internal dan langsung dikeluarkan begitu saja," jelas dia
Ini tambahnya, menunjukan cara berpolitik partai Nasdem, yang sangat tidak dewasa, sebab saya dicopot karena dituding tidak mendukung calon yang diusung oleh mereka.
• Terlambat 10 Menit, Pemuda Ini Harus Pulang Tanpa Mengikuti Tes SKB dengan Mata Berkaca-kaca
• Manado Inflasi 0,71 Persen Pada Agustus 2020, Ini Penyebabnya
• DPRD Boltim Gelar Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Buka Masa Persidangan III
"Jelas ini sangat tidak profesional karena membawa-bawa sentimen politik dalam gedung DPRD. Ini jelas salah, sebab periode lalu saya pernah menjadi bagian Fraksi PDIP, dan masuk sebagai anggota Banggar kemudian dengan jelas saya menyatakan sikap tidak mendukung calon yang diusung mereka, namun saya tidak didepak. Itu baru partai yang paham berpolitik," tegasnya.
Antili dalam kesempatan tersebut menegaskan, dicopot dari Banggar, tak akan mengurangi komitmen dirinya dengan rakyat, karena ia bekerja untuk rakyat. Dan perlu dicatat kilatan mutiara pasti tidak akan hilang dalam lumpur.
Disentil terkait adanya kemungkinan PKB akan menarik diri dari Fraksi Nasdem, Antili mengatakan masih akan melihat peluang.
• Nasdem Masih Gantung Nasib VAP, Penentuan Pasangan Calon di Injury Time
• Gerindra Batal Usung Imba-Priscilia di Pilkada Manado 2020
"Dan jika sudah ada kesempatan maka kemungkinan untuk bergabung dalam fraksi lain itu sangat besar," tandasnya.
Sementara Ketua Fraksi Nasdem, Meidy Kumaseh saat dikonfirmasi Tribun Manado, membantah didepaknya Sarhan Antili dari anggota Banggar karena sentimen politik.
"Tidak seperti itu, karena pergantian itu sudah biasa sebab saat ini jumlah Fraksi Nasdem itu 7 orang yakni Nasdem 5, PKB 1 dan Hanura 1 tentu, semua harus dirolling secara bergantian. Intinya ini hanya penyegaran," jelas dia.
Ia pun membantah Sarhan Antili diganti tanpa ada pembahasan internal Fraksi. "Kami bahkan sudah menyurat ke yang bersangkutan namun tidak direspon," tutupnya. (drp)
• Jalan Rusak Akibat Abrasi, Warga Sebut Mobil Kades Sering Ambil Pasir di Pantai Tabilaa
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sarhan-antili-dan-meidy-kumaseh.jpg)