Penyebaran Virus Corona
Warung Soto Ini Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid 19, Lokasinya di Yogyakarta
Penularan Covid-19 di sebuah warung Soto Lamongan yang berlokasi di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta semakin meluas.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada satu warung soto yang menjadi klaster baru penyebaran covid 19.
Warung Soto tersebut kini sudah menjadi perhatian pemerintah.
Sudah dilakukan tes kepada orang-orang di warung soto itu.
• Sifat Asli Wanita Dilihat dari Barang-barang Dalam Tas, Ikuti Tes Kepribadian Berikut Ini
• Tahap 2 BLT Rp 600 Ribu Cair Pekan Depan, Hari Selasa Penyerahan ke Kementerian Ketenagakerjaan
Penularan Covid-19 di sebuah warung Soto Lamongan yang berlokasi di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta semakin meluas.
Tercatat, hingga Sabtu (30/8/2020) malam, ditemukan adanya tambahan 10 kasus positif baru, setelah dilakukan tracing secara intensif.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan kesepuluh orang itu meliputi keluarga, hingga karyawan rumah makan yang berlokasi di depan XT Square tersebut.
Dengan tingkat sebaran masif, fenomena ini disebutnya sebagai klaster baru.
"Ya, hari ini hasil tracing terhadap kasus itu ditemukan 10 orang positif. Mereka adalah keluarga dan karyawan Soto Lamongan. Jadi, kasus ini sudah menjadi klaster baru di Kota Yogya," ucapnya, Sabtu (30/8/2020) malam.
Heroe pun menegaskan, tracing terhadap kontak erat dari para pasien positif corona tersebut, masih terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Sehingga, bisa dimungkinkan, sebaran Covid-19 di lingkup warung ini belum berhenti pada tambahan 10 kasus itu.
"Untuk kasus di warung Soto Lamongan itu, sudah kami lakukan swab test pada 19 orang. Sampai sejauh ini, masih terdapat juga satu anggota keluarga di rumah yang belum menjalani swab test," terangnya.
Di samping itu, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogya tersebut mengimbau kepada seluruh pembeli di warung Soto Lamongan depan XT Square terutama selama periode bulan Agustus, agar segera melaporkan kondisi, sekaligus menceritakan kronologi kunjungannya.
"Segera periksa di layanan kesehatan terdekat, agar kami bisa secepatnya melakukan blocking supaya kasus ini tidak menyebar kemana-mana," tandas Heroe.
Oleh sebab itu, seandainya pengunjung belum memeriksa kondisinya di faskes, baik rumah sakit maupun Puskesmas, diharapkan bisa menjalani isolasi mandiri dahulu di rumah.
Yakni, dengan tidak keluar rumah, tetap memakai masker dan membatasi sentuhan pada perabotan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-virus-covid-19-37434734.jpg)