Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Henry Pembunuh Satu Keluarga Ini Tak Merasa Bersalah, Meski Sudah Merenggut 4 Nyawa dengan Tangannya

Kasus pembunuhan sadis seorang pria yang diketahui adalah teman dekatnya sendiri hebohkan warga.

Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado
Pembunuhan Satu Keluarga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan sadis seorang pria yang diketahui adalah teman dekatnya sendiri hebohkan warga.

Diketahui pria yang berinisial HT (41) membunuh satu keluarga dan mencuri mobil dan motor korban.

Namun meskin sudah melakukan aksi keji pria itu tak merasah bersalah.

Kecelakaan Maut, Pelajar 16 Tahun Tewas Setelah Motor yang Dikendarainya Bertabrakan dengan Truk

Ingat Semburan Lumpur di Indonesia, Ada 7 Kejadian yang Pernah Terjadi, Tahun 2006 Kejutkan Warga

Rudal China Tembak Pesawat Mata-mata AS, Memicu Ketakutan Terjadinya Perang Dunia 3 di Laut Selatan

Pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) memperagakan aksi bengisnya menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020).
Pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) memperagakan aksi bengisnya menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020). (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

Meski telah menghabisi nyawa satu keluarga di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, pelaku berinisial HT (41) merasa tak bersalah.

Padahal dengan sadis, HT telah membunuh kawan dekatnya, Suranto (43) beserta istri dan kedua anak mereka yang masih kecil dengan pisau dapur.

"Memang kalau dari dia melakukan (pembunuhan), ya memang tidak ada rasa bersalah," kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho saat rekonstruksi kasus pembunuhan di halaman Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020).

"Biasanya saya nangkap pelaku (pembunuhan) itu menyesal. Kalau (pelaku) ini tidak menyesal," lanjut dia.

Adegan rekonstruksi peragakan detik-detik pembunuhan.

Sebanyak 51 adegan menggambarkan awal mula HT datang ke rumah korban hingga dia menjual mobil milik korban.

Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (19/8/2020) pukul 01.00 WIB. Pelaku datang ke rumah korban untuk mengembalikan mobil dan menyerahkan setoran sebesar Rp 250.000.

Saat itulah muncul niat jahat HT untuk memiliki mobil korban agar bisa membayarkan utang-utangnya.

Pelaku membunuh satu keluarga itu menggunakan pisau dapur milik korban.

Sang ibu dibunuh lebih dulu, anak bungsu terakhir

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, pelaku awalnya membunuh istri Suranto yang bernama Sri Handayani (36) terlebih dahulu.

Sri mendapatkan tiga tusukan masing-masing di ulu hati, perut bagian kanan dan perut bagian kiri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved