Berita Bolsel
Ditekel Riski, Pasangan Harus Nyaris Tak Ada Harapan di Pilkada Bolsel
Digadang-gadang bakal menjadi calon penantang petahana Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid (Berkah).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
Secara otomatis memenuhi syarat Parpol pengusung yaitu 4 kursi untuk melaju ke tahapan pendaftaran di KPU Bolsel.
Dilain pihak, pasangan Harus nampaknya perlu kerja ekstra, jika benar serius ingin bertarung di Pilkada Bolsel.
Pasalnya, partai yang belum mengeluarkan rekomendasi untuk Paslon di Bolsel tinggal tersisa Golkar (2 kursi),
Gerindra (1 kursi) dan Perindo (1 kursi).
Sementara tersiar kabar Partai Perindo, saat ini mulai memberikan signal untuk merapat ke partai penguasa
PDI Perjuangan sebagai partai koalisi milik petahana.
Menanggapi soal rekomendasi Nasdem, Sekertaris Pimpinan Cabang NasDem Bolsel, Abdul Wahid Darise mengakui,
rekomendasi itu ada beberapa poin disampaikan kepada setiap pasangan calon yang ingin mendapat
rekomendasi dari Nasdem.
Paling penting pada poin ke-4, rekomendasi ini diberikan jangka waktu 14 hari untuk melakukan koalisi dari partai lain.
Dari 14 hari yang diberikan pasangan Harus tidak mampu menenuhi syarat itu.
"Maka rekomendasi tersebut secara otomatis gugur dengan sendirinya,”bebernya.
Sementara itu, Anggota DPRD Bolsel, Partai Perindo Obin Pakaya saat dikonfirmasi kebenaran informasi
signal koalisi antara Perindo dengan PDI Perjuangan belum bisa memberikan tanggapan..
“Insya Allah, Sabtu pekan ini, kita akan melakukan deklarasi sekaligus konferensi Pers terkait arah dukungan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ditekel-riski-pasangan-harus-nyaris-tak-ada-harapan-di-pilkada-bolsel.jpg)