Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

3 Pembunuhan Sadis, Libatkan Pembunuh Bayaran, Dijanjikan Uang Ratusan Juta, Berakhir Hukuman Mati

Mereka yang menjadi otak pembunuhan rela mengeluarkan uang puluhan hingga ratusan juta untuk membayar orang yang mereka perintahkan membunuh.

Editor:
Net
Ilustrasi mayat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini rangkuman kasus pembunuhan yang melibatkan pembunuh bayaran.

Diketahui, belakangan ini Kasus pembunuhan sering terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Bahkan, dari sekian banyak kasus pembunuhan yang terjadi, ada yang sudah merencanakannya dengan matang.

Kasus pembunuhan yang terjadi ini, para pelaku bahkan menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh korbannya.

Pembunuh bayaran yang selama ini terlihat dalam film ternyata juga terjadi di kehidupan nyata.

Belakangan heboh kasus pembunuhan di Jakarta dan sekitarnya yang melibatkan pembunuh bayaran .

Mereka yang menjadi otak pembunuhan rela mengeluarkan uang puluhan hingga ratusan juta untuk membayar orang yang mereka perintahkan membunuh.

Mereka sudah menyusun rencana dengan matang sebelum mengeksekusi korban.

ilustrasi pembunuhan 3
ilustrasi pembunuhan 3 (tribunnews)

Bahkan tak sedikit yang sudah menyiapkan perlengkapan hingga rencana lain kalau usaha pertama mereka gagal.

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menjekaskan, pembunuhan dengan menggunakan orang bayaran terjadi karena ketidakmampuan orang yang mengoder untuk mengendalikan emosinya.

"Berarti tidak mampu mendehumanisasi target.

Kedua, tidak punya akses ke instrumen yang dibutuhkan untuk menghabisi korban dan ketiga melarikan diri dari hukum," kata Reza saat dihubungi, Rabu (26/8/2020).

Berikut ini tiga kasus pembunuhan yang menggunakan orang bayaran dalam beberapa bulan terakhir di Jakarta dan sekitarnya.

Aulia Kesuma

Aulia Kesuma (kiri) dan Geovanni Kelvin (kanan) dihukum mati.
Aulia Kesuma (kiri) dan Geovanni Kelvin (kanan) dihukum mati. (Warta Kota)

Aulia Kesuma terlibat dalam pembunuhan terhadap suaminya sendiri, yaitu Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tiri Aulia yaitu M Adi Pradana alias Dana (23).

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved