Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sains

Ratusan Juta Nyamuk Hasil Modifikasi Genetika Akan Dilepas

Perusahaan yang terlibat dalam proyek ini menjamin tidak akan ada risiko yang merugikan manusia maupun lingkungan.

Editor: Rizali Posumah
ISTIMEWA
Ilustrasi Nyamuk. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelepasan 750 juta nyamuk yang telah dimodifikasi secara genetik di wilayah Florida telah disetujui pekjabat pemerintah di kawasan tersebut.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk pembawa penyakit seperti demam berdarah atau virus Zika.

Izin pelepasan ini diperoleh dengan terlebih dulu melewati perdebatan bertahun-tahun yang mengundang protes keras dari kelompok lingkungan yang memperingatkan dampak buruknya.

Salah satu kelompok aktivis lingkungan setempat menjuluki proyek ini sebagai eksperimen Jurassic Park.

Para aktivis khawatir, hal ini justru akan merusak ekosistem, memicu perkawinan hibrida, dan nyamuk jadi tahan pada insektisida.

Kendati demikian, perusahaan yang terlibat dalam proyek ini menjamin tidak akan ada risiko yang merugikan manusia maupun lingkungan. Mereka memiliki serangkaian studi yang didukung pemerintah.

Pelepasan ratusan juta nyamuk pada 2021 di Florida Keys, rencananya akan dilakukan beberapa bulan setelah nyamuk yang dimodifikasi disetujui oleh regulator federal.

Pada bulan Mei, Badan Lingkungan AS memberi izin kepada perusahaan yang berbasis di Inggris dan ada di AS, Oxitec, untuk memproduksi nyamuk Aedes aegypti jantan yang direkayasa secara genetik. Nyamuk ini kemudian dikenal sebagai OX5034.

Seperti kita tahu, nyamuk Aedes aegypti menyebarkan penyakit mematikan bagi manusia seperti demam berdarah, Zika, chikungunya, dan demam kuning.

Penyebaran penyakit oleh nyamuk Aedes aegypti hanya terjadi saat nyamuk betina menggigit manusia karena mereka membutuhkan darah untuk bertelur.

Karena itu, tim berencana melepaskan nyamuk Aedes aegypti jantan yang sudah dimodifikasi, yang nantinya berkembang biak dengan nyamuk betina.

Dilansir BBC, Kamis (20/8/2020), nyamuk jantan ini membawa protein yang dapat membunuh anak-anak nyamuk betina sebelum dapat menggigit manusia.

Nyamuk jantan yang hanya makan sari bunga atau nektar akan bertahan dengan gen yang akan menurun.

Seiring berjalannya waktu, diharapkan populasi nyamuk Aedes aegypti di wilayah tersebut turun sehingga dapat mengurangi penyebaran penyakit ke manusia.

Pada Selasa (18/8/2020), pejabat di Distrik Pengendalian Nyamuk Florida Keys (FKMCD) memberi persetujuan final untuk melepaskan 750 juta nyamuk hasil modifikasi selama dua tahun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved