Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Sosok Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga Punya Hubungan Dekat, Berteman dengan Korban sejak dari SD

Secara sadis, HT (41) tega menghabisi temannya sejak SD beserta satu keluarga korban karena permasalahan utang.

TribunSolo.com/Agil Tri
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengungkap pembunuhan sadis sekeluarga saat jumpa pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap sosok pembunuh 1 keluarga di Sukoharjo, ternyata adalah teman korban sejak SD hingga jadi mitra kerja.

Polisi memastikan di dalam rumah korban hanya ada 4 jenazah yang terdiri suami, istri dan dua anaknya yang masih bocah. 

Jenazah bergelimpangan dan bersimbah darah di dalam rumah di Dukuh Slemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (22/8/2020) malam.

BLT Rp 600 Ribu untuk Karyawan Cair 25 Agustus 2020, Ini Cara Cek Nama di BPJS Ketenagakerjaan

Secara sadis, HT (41) tega menghabisi temannya sejak SD beserta satu keluarga korban karena permasalahan utang.

Menggunakan sebilah pisau dapur, HT menghabisi nyawa teman masa kecilnya yakni Suranto (43), istri korban Sri Handayani (36), dan dua anak kecil yang ikut jadi target serangan pelaku, RRI (10) dan DAH (6).

Hubungan korban dan pelaku tergolong dekat, lantaran sedari SD hingga usia dewasa, mereka masih terus berhubungan.

tribunnews
Police line masih dipasang di rumah satu keluarga yang dibunuh secara sadis di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020) (TribunSolo.com/Agil Tri)

Dikutip dari TribunSolo.com, Sabtu (22/8/2020), berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, pelaku masih termasuk orang terdekat keluarga korban.

"Mereka teman sejak kecil, sejak dari SD," kata Kapolres Polres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020).

Hubungan antara korban dan pelaku terus berlanjut hingga keduanya beranjak dewasa.

Saat dewasa, keduanya menjadi mitra kerja, di mana pelaku menyopiri mobil ojek online milik korban.

"Dia sering menjalankan ojek online milik korban." ucap Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho.

"Jadi mobilnya milik korban, tapi yang menjalankan si pelaku," imbuhnya.

Selain menjadi ojol, korban juga kerap meminta pertolongan pelaku sebagai sopir rental mobil.

"Kalau ada yang rental, dan butuh sopir, kadang-kadang dia (pelaku) yang pegang (sopir)," terang Nanung.

Rumah keduanya pun cukup dekat satu sama lain.

Kediaman korban dan pelaku hanya berjarak sekira 1 kilometer.

Masih Ingat Kakek Sugiono? Baru Berusia 86 Tahun, Kini Ia Bongkar Rahasia Jadi Bintang Film Dewasa

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved