Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amerika Serikat

Obama Anggap Donald Trump Tak Layak Jadi Presiden Amerika Serikat

Obama menyalahkan Trump atas kematian 170 ribu orang Amerika karena virus corona.

Editor: Frandi Piring
AFP
Donald Trump dan Barack Obama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyerang Presiden Donald Trump, Rabu (19/8/2020) waktu setempat.

Obama menganggap Trump sangat tidak layak menjadi presiden.

Ia mengkritik Trump sesuai apa yang dia lihat, krisis yang melanda negeri paman sam sekarang.

Seperti dilansir dari kantor berita Reuters, Obama berpendapat sangat penting untuk memilih mantan wakilnya, Joe Biden, untuk memastikan kelangsungan demokrasi Amerika.

“Ia terlihat tidak tertarik untuk melakukan pekerjaan itu; tidak tertarik untuk menemukan kesamaan; tidak tertarik menggunakan kekuatan luar biasa dari kantornya untuk membantu siapa pun kecuali dirinya sendiri dan teman-temannya;

tidak tertarik untuk menjalankan tugas kepresidenan kecuali sebagai tontonan satu reality show lagi yang dia gunakan untuk mendapatkan perhatian yang sangat dibutuhkan,” kata Obama tentang Trump pada malam ketiga Konvensi Nasional Demokrat.

Foto pertemuan Donald Trump dengan Barack Obama di Gedung Putih, AS.
Foto pertemuan Donald Trump dengan Barack Obama di Gedung Putih, AS. (indianexpress.com)

Obama menyalahkan Trump atas kematian 170 ribu orang Amerika karena virus corona.

Ia juga menyalahkan Trump karena jutaan orang yang kehilangan pekerjaan akibat resesi, dan memudarnya prinsip-prinsip demokrasi negara di dalam dan luar negeri.

“Donald Trump tidak berkembang sesuai tuntutan pekerjaannya karena dia tidak bisa melakukannya,” kata Obama. "Dan konsekuensi dari kegagalan itu parah."

Trump menanggapi penampilan Obama dengan huruf kapital semua dalam cuitan di Twitter.

Trump berpendapat Obama memutuskan untuk mendukung Biden hanya setelah para pesaingnya di Demokrat mundur dari kontestasi.

Menurut Trump, hal itu menunjukkan keraguan tentang pencalonan Biden.

Namun pada Rabu (19/8), Obama menyampaikan dukungan penuh untuk Biden dan calon wakil presiden Kamala Harris.

Obama mengatakan mereka "benar-benar peduli dengan setiap orang Amerika, dan mereka sangat peduli dengan demokrasi ini."

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Pilpres 2020 Joe Biden dan Kamala Harris (AFP)
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Pilpres 2020 Joe Biden dan Kamala Harris (AFP) (AFP)

Biden (77 tahun) secara resmi dinominasikan pada Selasa (18/8) malam untuk menghadapi Trump (74 tahun) dalam pemilihan presiden pada 3 November.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved