Berita Otomotif
Cara Membedakan Suku Cadang Asli dan Palsu ala Daihatsu, Bisa Timbulkan Banyak Kerugian
Tentunya menggunakan suku cadang palsu bisa menyebabkan banyak kerugian terhadap pemilik kendaraan.
Untuk filter udara, sekilas antara produk asli dan palsu terlihat serupa, tetapi bila dicek lebih detail banyak perbedaannya.
Untuk yang asli bisa dicirikan dengan kerta filter yang luas dan tebal, setidaknya berukuran 0,75 mm, sedangkan
yang palsu kertanya tidak luas dan tipis atau kurang dari yang asli.
Untuk pelumas atau oli, menurut Anjar, cara membedakannya bisa dilihat dari warnanya.
Oli palsu akan lebih keruh lalu disertai dengan aroma yang aneh, sedangkan yang asli cenderung bening dan tidak berbau.
Adapun untuk filter oli, Anjar menjelaskan, dari segi bentuk juga sama dengan asli, tetapi yang palsu bisa dikenali dari
penggunaan material yang kasar dan bentuknya yang tidak rapi.
Begitu juga dengan kampas rem, untuk yang asli materialnya non-asbestas dan warna kompositnya coklat,
sedangkan yang palsu sebaliknya dengan ciri-ciria warna komposit abu-abu.
"Tiga komponen itu paling sering dan bisa merugikan konsumen bila digunakan.
Untuk filter udara palsu bisa membuat kotoran bisa masuk ke ruang pembakaran, lalu berdampak tidak maksimal yang
membuat efisiensi berkurang, begitu juga untuk filter oli," ucap Anjar.
"Paling penting lagi, penggunaan suku cadang asli Daihatsu sudah dipastikan cocok dengan seluruh suku cadang lain
yang ada di dalam mobil Daihatsu. Beda dengan menggunakan sparepart palsu yang bisa merusak komponen
mobil lainnya," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/cara-membedakan-suku-cadang-asli-dan-palsu-aladaihatsu-bisa-timbulkan-banyak-kerugian.jpg)