Subu Paputungan Hilang di Kebun
Sudah 2 Warga Bolsel Hilang Terseret Banjir
Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, bukanlah yang pertama hanyut terseret arus sungai
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, bukanlah yang pertama hanyut terseret arus sungai.
Beberapa waktu lalu, Sangadi (Kepala Desa) Bakida Reslan Ibrahim juga hilang terseret sungai.
Bahkan hingga saat ini Sangadi Reslan Ibrahim belum berhasil ditemukan.
Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto membenarkan jika ada 2 warga Bolsel yang hanyut.
"Untuk Kepala Desa memang sampai saat ini belum ditemukan," aku dia.
Sedangkan untuk warga Kombot Timur, pihaknya masih terus melakukan pencarian.
"Sampai hari ini masih terus dilakukan pencarian," tegasnya.
• BREAKING NEWS, Warga Kombot Timur Bolsel Hilang saat ke Kebun, Dikabarkan Terseret Arus Sungai
• Warga Temukan Keranjang hingga Sandal Jepit Subu Paputungan, Diduga Terseret Air Sungai
• Pengamat Sebut Semua Calon di Pilwako Manado Punya Peluang Menang
Dilarang ke Kebun
Sebelum hanyut terseret sungai, keluarga dari Subu Paputungan sempat melarang korban ke kebun.
Hal ini dikatakan oleh Frangki Gobel salah satu keluarga dari korban.
Menurut Frangki, awalnya sang kakek sudah dilarang untuk pergi ke kebun.
"Sudah saya larang, tapi kakek memaksa ke kebun," ujarnya.
Ia juga sempat memiliki perasaan tak bagus, saat sang kakek pergi ke kebun.
"Kakek keluar dari jendela, dan langsung menuju kebun," aku dia.
Setelah 2 hari tak pulang ke rumah, pihak keluarga lalu mengecek korban ks ke kebun.
"Tapi setelah dicek ternyata tak ada. Makanya kami langsung lapor ke Babinsa," tegasnya.
IKUTI INSTAGRAM TRIBUN MANADO
Arus Sungai
Arus sungai yang deras di sungai Kombot menyulitkan pencarian terhadap Subu Paputungan, warga Kombot Timur, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, yang hanyut terseret sungai.
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Pinolosian Iptu Budi Priyanto ketika dihubungi Tribun Manado.
Menurutnya, pihaknya bersama TNI dan warga sudah menyusuri sungai Kombot Timur tapi belum menemukan korban.
"Arusnya sangat kuat, jadi itu yang menyulitkan kami," tegasnya.
Ia berharap korban segera ditemukan, dan dikembalikan ke warga.
"Kita berdoa saja semoga pencarian ini membuahkan hasil," tegasnya.
Barang Bawaan
Pihak Kepolisian dan TNI terus melakukan pencarian terhadap Subu Paputungan (96) warga Kombot Timur, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, yang dikabarkan hanyut di sungai.
Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, mereka kemudian menemukan beberapa barang bawaan korban yang sering dibawa ke kebun.
Barang tersebut seperti keranjang, sarung parang, sandal jepit, senter kepala, jam dinding, kacamata, kantong beras, baju, dan payung.
Babinsa Kombot Timur Serda Wahyudin membenarkan temuan tersebut.
• Lazio Marah-marah, David Silva Lebih Pilih Pindah ke Real Sociedad
• BI Rilis Uang Edisi HUT ke-75 RI Pecahan Rp 75 Ribu, Antrean Jadwal Penukaran di BI Sulut Penuh
"Iya tadi kita temukan tersangkut di tepi sungai," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado.
Ia menambahkan atas temuan tersebut, pihaknya menduga jika korban terseret air sungai.
"Karena semalam hujan deras dan air sungai juga sempat meluap," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, Sempat pamit menuju ke kebun beberapa hari lalu.
Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot Timur, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel dikabarkan hilang terseret sungai, Rabu (19/8/2020).
Menurut Sangadi (Kepala Desa) Djahadin Damopolii, korban terakhir dilihat pada Senin (17/8/2020).
• Pembagian Grup Liga 2 Tahun 2020, Sulut United Grup D Bersama Tuan Rumah PSMS Medan & Sriwijaya FC
Saat itu, korban pamit untuk melihat tanamannya di kebun.
"Terakhir dilihat 2 hari lalu, tapi sampaui sekarang belum ditemukan," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado.
Pihak pemdes lalu meminta bantuan aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan pencarian.
"Tapi belum ada hasilnya juga," ucapnya.
Kapolsek Pinolosian, Iptu Budi Priyanto membenarkan adanya peristiwa hilangnya salah seorang warga desa Kombot Timur tersebut.
“Ya benar, korban hilang diduga terseret arus sungai, upaya pencarian sudah dilakukan tapi belum membuahkan hasil," tegasnya. (Nie)
• Penemuan Mayat Laki-laki Posisi Tiarap Tanpa Baju, Ada Beberapa Luka Tusuk
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/proses-pencarian-warga-kombot-yang-hilang-rabu-1982020-di-sungai-kombot.jpg)